Selasa, 22 Juni 2010

Ojengo Bokom - Tumis Cumi Korea


porsi: 5 orang

Bahan:

  • 500 gram cumi, bersihkan, belah jadi 2, gurat kotak-kotak dagingnya
  • 1 buah wortel, potong bentuk korek api, rebus sebentar
  • 2 sendok makan minyak

Saus:

  • 4 batang daun bawang, iris tipis serong
  • 4 sendok makan kecap asin (light soy sauce)
  • 3 sendok makan cabai bubuk
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 5 siung bawang putih, haluskan
  • 1 sendok makan minyak wijen

Cara membuat

Saus: campur semua bahan, aduk hingga rata, sisihkan.

Panaskan air secukupnya, masak hingga mendidih, lalu masukkan cumi, rebus hingga cumi menggulung, angkat, tiriskan.

Masukkan cumi ke dalam saus tadi, aduk hingga rata, diamkan selama 30 menit agar meresap.

Panaskan minyak, lalu masukkan campuran cumi tadi, aduk rata, masak hingga matang, lalu masukkan wortel, aduk rata, angkat.

Gagape Ayam Makassar


Bahan-bahan:
- Siapkan 1 ekor ayam, kemudian potong-potong
- Siapkan 1 butir kelapa, kemudian diparut
Bumbu-bumbu untuk membuat gagape ayam:
- 1 sendok teh kunyit
- Garam secukupnya
- Haluskan (1 sendok teh merica, 3 batang serai diiris-iris, 5 ruas jari lengkuas, 10 buah bawang merah, 2 siung bawang putih).
- 1 buah jeruk nipis, ambil airnya.

Cara Membuat Gagape Ayam Khas Makasar

- Kelapa parut dibagi menjadi 2. Sebagian disangrai hingga kering sedangkan sisanya campur dengan air secukupnya, peras sehingga mendapatkan santan.
- Rebus potongan ayam dengan kunyit dan garam, masukkan bumbu yang dihaluskan, kelapa sangrai, santan, dan air jeruk nipis. Masak sambil diaduk hingga santan mendidih kemudian angkat. Gagape ayam siap dihidangkan.

Soto Khas Jember


Bahan:

1.kecambah pendek/tauge
2.kobis/kol
3.kentang goreng/rebus
4.ayam
5.tomat
6.seledri & bawang goreng

Bumbu:

1.merica, garam
2.kemiri, sedikit gula
3.jahe, laos, sereh, daun jeruk purut, kunyit
4.bawang putih diiris serong

Cara Membuat Soto Khas Jember

1.ayam direbus dan airnya dibuat kaldu
2.setelah ayam agak lunak, diangkat ditiriskan dan digoreng
3.bumbu dihaluskan, kecuali sereh dan daun jeruk purut
4.tumis sereh dan bumbu yang sudah halus sampai wangi, lalu masukkan kuah kaldu
5.atur dalam mangkuk, kecambah pendek, kol, kentang, irisan ayam, toamt, selederi dan bawang goreng
6.beri kuah panas secukupnya

sambal:
cabe & kemiri digoreng, kemudian dihaluskan, ditambah dengan garam dan diberi air jeruk nipis.

Bul Kogi ( Barbecue Daging )


Bahan:
1 kg daging (sapi) iris tipis-tipis.
3 batang green onion (yang di akarnya ada semacam bawang merah)
4 siung bawang putih
5 sendok kecap asin
2 sendok makan minyak wijen
50 gr gula
2 sendok makan sherry (anggur merah untuk masak) --> untuk yang muslim ga usah pake
Lada/merica hitam bubuk secukupnya.

Cara membuat :
Haluskan semua bumbu, lalu masukan daging yang sudah dipotong tipis-tipis. Rendam di kulkas 3 jam. Panaskan penggoreng tanpa minyak lalu masukan rendaman daging sampai matang.
Sebaiknya pakai penggoreng baja yang berat bukan non stick untuk pengganti grills.

Selamat mencoba. Ini masakan Korea yang sangat KHAS, cocok untuk lidah kita. Bulkogi ini enak untuk dimakan dengan nasi.

Sinopsis You're Beautiful episode 14


Tae Kyung baru saja akan mengaku kalau ia suka dengan Mi Nam, "Go Mi nam aku...mu" Tapi kata2 nya terputus oleh kedatangan fans yang bersorak sorai melihat mereka dari dalam bis. Tae Kyung kesal dan Mi Nyeo akan pergi. Tae Kyung menahan Mi Nyeo, dengarkan aku dulu. Ia mendekat dan berkata "Aku menyukaimu."

Mi Nyeo langsung shock dan berdiri dengan bingung. Fans langsung mengerubuti Tae Kyung dan Mi Nyeo berkata, aku berharap dunia bisa tenang dulu jadi aku bisa mendengar kata2 lembut itu dalam ingatanku. Mi Nyeo sadar tadi itu nyata, dan ia senang sekali. Tae Kyung melihatnya dan tersenyum, "Jadi dia mendengarku dengan baik."

Di pesawat, Shin Woo menunggu Mi Nyeo yang tidak kunjung datang. Shin Woo, "Aku tahu ia tidak akn datang. tapi karena aku sudah mengatakan bahwa aku sudah mulai (menyukai Mi Nyeo), itu cukup."

He yi browsing di mobilnya dan ia melihat foto Mi Nam dan Tae Kyung di bandara. He yi kesal, mengapa Tae Kyung pergi ke bandara untuk menemui Mi Nam?


Dalam perjalanan pulang, Mi Nyeo bingung bagaimana ia harus bersikap di depan Tae Kyung, dan ia sudah membayangkan macam2. Tae Kyung menyetir sambil senyum2 dan ia mengusulkan untuk makan dulu, dan tanya apa Mi Nyeo mau makan spaghetti. Mi Nyeo cegukan. Tae Kyung bingung, ia mengulang pertanyaan-nya, Mi Nyeo cegukan lagi. Tae Kyung lalu tanya, apa kau suka daging panggang/kalbi? apa kau suka naengmyun? Bagaimana dengan sushi, apa kau suka? Aku Suka sushi. Mi Nyeo cegukan setiap kali dengar kata Suka hehe..aneh2 aja.

Akhirnya mereka makan sushi. Mi Nyeo mengambil semua udang dan kepiting dari piring Tae Kyung karena ingat alerginya. Mi Nyeo senang makan semuanya. Tae Kyung berkata ia minta 2 potong udang kepiting. Mi Nyeo berubah mukanya, ia sudah mau makan. Akhirnya Tae Kyung menyerah dan berkata ya sudahlah makan saja semuanya.

Mi Nyeo menyinggung foto yang sudah di publikasikan online, Tae Kyung menjawab tidak perlu cemas. Tidak ada skandal, meskipun kadang fans bisa membuat cerita dari apa saja, Tae Kyung berkata ia sering diributkan terlibat cinta segitiga dengan Shin Woo dan Jeremy haha..(fans emang kadang aneh...that's why I never been a fan of somebody, I just like them, and I feel easy to accept the actors/actreess as ordinary human who have their own life).

Tae Kyung melihat semua fanfic mengenai dirinya, Shin Woo dan Jeremy. (menyindir kebiasaan fans membuat video mereka sendiri mengenai artis idola mereka, dengan menggabung-gabungkan semua foto atau video yang mereka punya, kaya yg bertebaran di Youtube itu haha..)

Jeremy browsing internet untuk mengecek gosip terbaru dan ia melihat foto Mi Nam dan Tae Kyung di bandara. Jeremy seharusnya menjadi cameo dalam satu pertunjukan dan ia rencananya ingin mengakui perasaannya pada Mi Nam lewat lagu. Tapi setelah melihat foto itu, Jeremy tidak bisa konsentrasi dan ia keluar. Jeremy hanya punya satu jam sebelum penampilannya dan jika ia tidak bisa hadir, maka ia akan dapat masalah.


Di kantor, Hoon Yi tertegun melihat Tae Kyung dan Mi Nyeo pulang, Mengapa Tae Kyung ke bandara? Tae Kyung menunjukkan pada Hoon Yi apa yg sebenarnya terjadi, ia memeluk Mi Nyeo dan Mi Nyeo langsung membuat gerakan hidung-babi-nya. See ? kata Tae Kyung.

Hoon Yi tidak percaya, jadi selama ini Mi Nyeo seperti itu karena Tae Kyung? Hoon Yi tidak mengerti mengapa dari semua orang di dunia ini, Mi Nyeo jatuh hati pada si kejam Tae Kyung? Mi Nyeo, "Awalnya aku merasa sengatan listrik."


Jeremy pulang dan ia mendengar percakapan Hoon Yi-Mi Nyeo, Jeremy, "Apa kau suka Tae Kyung-hyung?" Mi Nyeo kaget dengan pertanyaan itu tapi ia mengangguk. Jeremy langsung lari keluar.

Jeremy menghilang dari studio dan Hoon Yi juga Mi Nyeo mencoba mencarinya. Tidak berhasil, tapi Mi Nyeo ingat Jeremy suka naik bis kalau sedang depresi dan ia mencari halte bus.

Mi Nyeo melihat Jeremy duduk sendiri di bis kosong dan Mi Nyeo mengejarnya dan masuk. Jeremy melihatnya dan berkata, "Ini bisku, turun!!" Mi Nyeo kaget dengan kemarahan Jeremy. Jeremy melanjutkan, "Ketika aku pikir kau ini pria, aku tidak masalah dengan itu. Ketika aku tahu kau ini wanita, aku tidak masalah dengannya. Tapi jika kau menyukai Tae Kyung, aku tidak bisa tidak apa2, Mengapa? Mengapa bukan aku? Aku sudah mengatakan tentang bisku padamu, dan aku membiarkanmu dekat dengan Jolie dan aku akan menyanyi lagu hanya untukmu. Mengapa kau tidak menyukaiku?"

Mereka duduk dalam kesunyian di dalam bis. Jeremy menerima telp dari studio yang mencarinya, dia setuju menyanyikan lagunya di telp. Jeremy memilih lagu anak2 yang riang, judulnya, "Benar2 kata2 bagus." (oh aku ingat, org Korea suka ada acara TV yg tiba2 telp ke bintang idola, dan minta bintang itu untuk menyanyi atau mengatakan sesuatu yg lucu di telp, tidak peduli bintang itu sedang apa, aneh2 aja.)

Jeremy berkata di telp tapi ditujukan untuk Mi Nyeo, "Kata2 bagus ini sangat berharga bagiku sehingga aku menyimpannya. Jika aku menyimpannya terlalu banyak, mereka akan jadi kata2 yang tidak bisa kukatakan lagi. Tapi aku berharap kata2 itu bukan kata2 yang tidak baik, kata2 tidak berguna, atau kata2 yang membuatmu sedih." Mi Nyeo menyadari Jeremy bicara dengannya maka ia mengatakan bahwa ia tidak berpikir seperti itu.


Jeremy mulai menyanyi, "Aku mencintaimu, kata2 ini benar2 kata2 yang bagus. Ketika keluarga kita pergi tidur, mereka mengatakan dan menerima kata2 ini. Aku mencintaimu, kata2 ini benar2 kata2 yang baik. Ini adalah kata2 yang ingin diberikan Jeremy untuknya."

Setelah selesai, Mi Nyeo berkata, "Itu adalah kata2 yang sangat bagus." Jeremy menjawab, "Tapi kau tidak bisa menerimanya, iya kan Go Mi Nam?" Itu benar dan Mi Nyeo minta maaf.

Jeremy terus terang, "Aku tidak bisa berkata baiklah saat ini. Nanti kalau bisnya sudah kembali ke tempatnya, maka akan jadi baik2 saja." Ketika bis hampir berhenti, Jeremy berkata ketika aku turun dari bis, aku akan kembali menjadi Jeremy yang riang. Lupakan apapun yang kukatakan disini. Jika kau tidak melupakannya. Aku tidak bisa kembali. Apa kau mengerti, Go Mi Nam?


Dan sesuai dengan kata2nya, setelah turun dari bis, Jeremy sudah riang lagi (hehehe..anak ini lucu juga, asal jgn nangis diam2 aja..). Mereka makan es krim bersama, tapi terlihat sebenarnya Jeremy tidak seriang yang kelihatan.

Tae Kyung dan produsernya bertemu dengan penyanyi yang pernah kenal dengan Go Jae Hyun. Penyanyi itu menjelaskan bahwa Go Jae Hyun itu orang yang baik, orang biasa yang kencan dengan Hwa Ran. Hubungan mereka berantakan ketika Hwa Ran pindah ke pria lain, dan setelah itu Jae Hyun menikah dengan wanita lain yang juga bersiap akan menjadi penyanyi. Pria itu berkata bahwa Hwa Ran punya hubungan dengan banyak pria.

Tae Kyung mengomel sendiri, "Cinta agung itu terdengar cukup kacau jika dibicarakan oleh orang lain."

Hwa Ran memberikan bingkisan baju wanita untuk Mi Nyeo, dan berkata dengan penuh arti, "Aku benar memilihnya, iya kan?"

Mi Nyeo kaget dan Hwa Ran menenangkannya, tidak perlu cemas, dia tidak bermaksud cari masalah dengan Mi Nyeo. Mi Nyeo minta agar Hwa Ran pura2 tidak tahu sampai kakaknya kembali, dan jangan menyalahkan teman2 band-nya. Hwa Ran, "Mereka tahu dan melindungimu, dan menjadi temanmu. Kau melakukan sesuatu yang sangat berbahaya. sulit menjelaskannya padamu tapi Hwang Tae Kyung dan diriku punya hubungan pribadi yang istimewa. Hati2 jangan sampai terlibat dan membuat semua semakin rumit."

Mi Nyeo janji, "Tidak peduli apapun yang terjadi, aku janji tidak akan menyebabkan masalah untuk Hwang Tae Kyung. Aku tidak bisa membiarkan ia terluka." Hwa Ran menjawab, "Menurutku, bagi Tae Kyung, lebih baik tidak terlibat denganmu."

Mi Nyeo bingung, ia tahu Hwa Ran ibu Tae Kyung, tapi dia tidak bisa mengatakan pada Tae Kyung kalau ia tahu bahwa Hwa Ran itu adalah ibunya. Ini tampak seperti aku membohonginya, dan terasa tidak enak.

Tae Kyung mencari Mi Nyeo, kenapa anak itu tidak juga meneleponnya? Tae Kyung mengira Mi Nyeo menunggunya sepanjang hari. Makanya ketika Tae Kyung telepon, dan Mi Nyeo menjawab dengan suara mengantuk, Tae Kyung kesal, "Lupakan saja!! Terus saja tidur, dasar babi-kelinci tukang tidur."


Tae Kyung menelepon lagi dan mengajak Mi Nyeo nonton film. Mi Nyeo berkata ia mungkin akan tidur di dalam bioskop (eh beneran aku pernah ini..tidur saat film mulai dan waktu bgn, film-nya dah selesai, sigh...), Tae Kyung berkata ia tidak memanggilnya untuk melihat film, tapi ia perlu orang menuntunnya dalam gelap. Tae Kyung tidak perlu Mi Nam, hanya mata Mi Nam. "Mata Go Mi Nam, tuntun aku."

Tae Kyung menggandeng Mi Nyeo dan menyuruhnya membantunya cari tempat duduk, tapi selalu menolak pilihan Mi Nyeo, Tae Kyung ingin berlama-lama di gandeng oleh Mi Nyeo. Tae Kyung sebenarnya bisa melihat dalam gelap, ia lupa, dan Tae Kyung yang gantian menggandeng Mi Nyeo. Mi Nyeo tanya apa Tae kyung bisa lihat, Tae Kyung, "Ehm..ehm, Mata Go Mi Nam, mata tidak bisa bicara."

Mereka keluar dan melihat bintang. Mi Nyeo berkata jika kakaknya sudah kembali akan lebih baik untuknya, ia akan mencari bintang dan memikirkan Tae Kyung. Tae Kyung menjawab dengan ringan, "Pergilah, cari bintang2 itu dan aku akan memeriksa berapa banyak yang sudah kau temukan."


Mi Nyeo berkata tapi bintang yang paling kusuka adalah yang tidak bisa kubawa bersamaku. Tae Kyung berjanji akan memperlihatkannya pada Mi Nyeo, sini jika aku mengetok kepalamu, kau bisa melihat lebih dari 5 bintang. Mi Nyeo menunggu dengan cemas ia siap diketok kepalanya saat Tae Kyung mendekat dan ternyata menciumnya..ha!

Shin Woo sudah kembali dari Busan, dan Mi Nyeo merasa menyesal dan tidak enak ketemu dengan Shin Woo. Shin Woo membawa oleh2 dari Busan untuk Mi Nyeo dari ibunya. Shin Woo berkata, "Aku sudah mundur sampai sekarang karena aku ingin membuatmu nyaman. sekarang aku akan maju ke depan dan menyenangkan diriku sendiri."

Hoon Yi mengumumkan bahwa Mi Nam asli akan muncul sehari sebelum peluncuran album solonya. Jeremy bertanya-tanya seperti apa Mi Nam yang asli itu, dan mungkin Mi Nam seperti adiknya hanya karakternya beda. "Dia punya karisma Tae Kyung, kelembutan shin Woo dan kecermelangan Jeremy." Tapi setiap anggota A.N.JELL bereaksi berlainan dengan berita ini.

Hoon Yi keceplosan bicara, ia berkata pada stylist Wang kalau Mi Nyeo dan Tae Kyung saling menyukai. Stylist Wang berkata pada He Yi ia sekarang tahu yang sebenarnya.


He yi shock dan ia menangis, jadi mereka benar2 pacaran? He Yi marah, bagaimana ia bisa menyingkirkanku dan bersama anak itu? Aku benar2 membenci Go Mi Nam! He Yi menangis.


Mi Nyeo menunjukkan bintang yang ia temukan pada Tae Kyung, seperti pin bentuk bintang dsb. Tae Kyung mengejek, cuma 3? Mi Nyeo berkata sekarang bintang yang paling kusuka ada bersamaku, dan ia menunjuk ke atas, ke arah matahari (bintang paling terang..) dan bukannya Tae Kyung. Tae Kyung tanya, ahh..lalu bintang yang paling keren itu, dimana itu? Mi Nyeo tidak mau mengaku, ia berkata, kau tidak bisa melihat bintang itu. Kau tidak perlu tahu.

Mereka akhirnya kencan untuk lihat bintang lagi malam ini.

Sung Chan mempertemukan Mi Nyeo dengan produser yang sudah menyelesaikan lagu remake untuk Hwa Ran. Mi Nyeo mendengarnya dan ia tahu ini lagu karya ayahnya. Mi Nyeo melihat asbak berbentuk bintang dan Mi Nyeo mengambilnya, ia mendengar Sung Chan dan produser itu bergosip tentang hubungan Hwa Ran dan penulis lagu itu, ternyata dulu mereka sepasang kekasih. Mi Nyeo kaget dan menjatuhkan asbak bintang itu.

Tae Kyung membeli kalung bintang dan ingin memberikannya pada Mi Nyeo, dan ia menggoda boneka babi-kelinci, "ini bukan punyamu."

Mi Nyeo menemui Bibi Mi Ja, ia ingin tahu apa benar ayahnya ada hubungan dengan Hwa Ran. Bibi Mi Ja tidak mengatakannya karena ia berpikir Mi Nyeo pasti akan marah kalau tahu ayahnya meninggalkan ibunya demi Mo Hwa Ran. "Kau berusaha keras mencari ibumu, jika kau tahu bahwa ibumu sudah ditinggalkan dan meninggal sendirian, kau mungkin akan membenci ayahmu."

Mi Nyeo sangat hancur hatinya dan masih tidak percaya, maka ia memutuskan menemui Hwa Ran. Hwa Ran memutuskan untuk membeberkan semuanya sekalian, ia juga memanggil Tae Kyung, toh lagunya sudah selesai. Hwa Ran, "Ini seseorang yang kau kenal, aku ingin mengatakannya sebelum semuanya menjadi masalah untukmu, nama gadis itu Go Mi Nam."


Mi Nyeo ingin tahu yang sebenarnya, kalian cuma teman kan? Hwa Ran menjawab, "Kami bukan hanya teman. Kami saling mencintai begitu dalam sampai kami tidak bisa melupakan satu sama lain seumur hidup kami."

Tae Kyung masuk ke kamar Mi Nyeo dan ia melihat foto si kembar dengan ayah mereka, dan ia juga melihat foto Hwa ran dengan tanda tangan untuk Tae Kyung, ada tulisan Mi Nyeo, selamat ulang tahun untuk Tae Kyung. Tae Kyung bingung mengapa Mi Nyeo mau memberikan foto ini untuknya.

Mi Nyeo tidak terpesona dengan cinta agung Hwa Ran, "Kau meninggalkan dan melukai orang yang seharusnya kau perlakukan sebagai yang paling berharga di dunia. Aku tidak percaya orang sepertimu bicara cinta. Itu bukan cinta."

Hwa Ran tertawa, "Kau mengatakan hal yang sama yang juga dikatakan ibumu. Ibumu mengacuhkanku dan tidak percaya kalau ayahmu akan kembali padaku."

Mi Nyeo, "Ayahku tidak punya alasan untuk mencintai orang seperti dirimu." Hwa Ran mengangkat CD sebagai bukti, ayahmu menulis lagu untukku dan bahkan ibumu mengakuinya.

Hwa Ran, "Kau masih berkeras ini tidak benar? Anak-ku Tae Kyung mungkin tidak mengerti, tapi ia mengakuinya. Itulah mengapa ia membuat ulang lagu ini. Aku bilang aku melihatmu sekali saat kecil. Jika ayahmu tidak meninggal, aku bisa saja jadi ibumu. Tae Kyung tahu itu. Tapi kau tidak mengatakan padanya kalau kau adalah putri Jae Hyun kan? Apa ia tahu kalau kau tahu bahwa Tae Kyung anakku? Jika kau tidak berkata itu, kau pasti tidak mengatakan pada Tae Kyung kalau aku tahu kau ini wanita."

Mi Nyeo, "Aku tidak bermaksud menipunya."

Hwa Ran, "Katakan padanya. Coba lihat apa ia percaya padamu."

Tae Kyung masuk dan kaget melihat Mi Nam dan ibunya. Hwa Ran berkata, "GAdis ini adalah putri pria yang kucintai. Dia berkata ia tidak bermaksud menipumu."

Tae Kyung keluar tanpa bicara apapun. Hwa Ran, "Apa alasan kau ingin menyangkalnya adalah karena anakku? Kau harus tahu yang sebenarnya dan menyerahlah."

Reporter Kim masih menyelidiki hubungan Mi Nyeo dan Shin Woo. Tapi ia curiga, setiap kali Mi Nam muncul, Mi Nyeo tidak ada dan sebaliknya, seperti Clark Kent. Reporter Kim menemui He yi, tapi He yi tidak ingin terlibat lagi dengan A.N.JELL. Reporter Kim, "Go Mi NAm dan Go Mi Nyeo itu sama kan? Dia laki atau perempuan?"

Reporter Kim mengatakan pada Sung Chan, ia akan menunda pemuatan artikel sampai ia dapat mewawancarai Mi Nam dan Mi Nyeo bersama-sama. sung Chan minta Shin Woo mengurus ini dengan si kembar.

Shin Woo keluar dari kantor Sung Chan dan ia melihat Tae Kyung jalan ke atas dan Mi Nyeo mengikutinya, mohon agar Tae Kyung mendengarnya.

Tae Kyung tanya kapan Mi Nyeo tahu mengenai ibunya. Mi Nyeo, "Saat kau ulang tahun." Tae Kyung, "Jadi ada alasannya jika aku kesal dengan ibuku, kau muncul." Apa kau juga bertemu dengan ibuku akhir2 ini? Ibuku sangat mencintai ayahmu, ia mencampakkanku dan ingin menjadi ibumu. Apa kau dengar itu?

Mi Nyeo mencoba bicara, tapi Tae Kyung menghentikannya, "Ibuku berkata kau cukup dekat dengannya dan ia biasa membawakanmu kue. Apa kau ingat? Cobalah menyesuaikan diri dengannya mulai sekarang. Tapi jangan libatkan aku."

Mi Nyeo menggenggam tangan Tae Kyung dan mohon agar Tae Kyung mendengarnya. Tae Kyung melepaskan tangan Mi Nyeo dan berkata, "Jangan berada dimana aku bisa melihatmu. Aku tidak ingin melihatmu."


Tae Kyung pergi, meninggalkan Mi Nyeo meringkuk di lantai dan menangis. Tae Kyung diatas dan mengusap air matanya sendiri, Tae Kyung mendengar Mi Nyeo menangis di lantai di bawahnya. Shin Woo melihat mereka dari seberang.

Sinopsis You're Beautiful episode 13

Mi Nyeo, "Apa aku benar2 boleh menyukaimu? Apa itu tidak akan membuatmu merasa konyol dan merasa tidak enak?"
Tae Kyung, "Yah, sedikit mengejutkan dan aneh, tapi tidak jelek. Go Mi Nam, aku ini adalah orang yang menerima cinta dari jutaan orang. Itu adalah pekerjaanku. Menambahkanmu dalam fansclub-ku bukan masalah, itulah aku, jadi kau bisa menyukaiku."

Mi Nyeo, "Terima kasih, biarpun cuma sebagai fan-mu, terima kasih mengijinkanku menyukaimu." Tae Kyung menjabat tangan Mi Nyeo, selamat datang di fans clubku.

Kemudian Tae Kyung menarik Mi Nyeo ke dalam pelukannya. Mi Nyeo kaget tapi Tae Kyung menambahkan, ini karena kau adalah special fan. Ini adalah kehormatan, kau tahu. Tae Kyung nyengir di belakang Mi Nyeo.

Mi Nyeo pamit pada Suster, dan Suster tanya sembari melihat ke arah Tae Kyung, Apakah orang itu adalah bintangmu? Mi Nyeo menjawab, ya, dia seperti bintang yang sangat jauh.

Suster mengamati keduanya, dia berkata sendiri, "Bintang yang jauh itu datang kesini mencarinya. Keduanya bersinar sangat terang. Meskipun bintang bersinar lebih terang dalam kegelapan, aku berdoa untuk mereka jika kegelapan melingkupi mereka, mereka tidak akan kehilangan terangnya."

Dalam perjalanan pulang, Mi Nyeo makan jeruk yang diberikan Suster, tapi rasanya asem sekali, Mi Nyeo berkata Tae kyung sebaiknya tidak makan ini. Tapi Tae Kyung berkata ia suka makanan asam. Mi Nyeo memberikan satu, tapi Tae Kyung berkata aku nyetir dan tidak bisa mengupasnya. In a nut shell, minta disuapi gitu.

Tae Kyung berkata, Go mi nam, mulai sekarang jangan bersama Shin Woo jika kau berpakaian seperti itu. Mi Nyeo pikir ia tidak cukup cantik, tapi Tae Kyung berkata, kau bisa pakai baju seperti itu di depanku, jangan melakukannya di depan Shin Woo, karena kau, Manager Ma, stylist Wang, dan aku semua pikir kau menyukai Shin Woo.

Mi Nyeo akhirnya memutuskan, "Aku harus baik dengan kak Shin Woo." Tae Kyung, "Memperlakukan Shin Woo dengan baik? Kok bisa keputusannya seperti itu?"

Sementara itu reporter Kim yang masih memeriksa greenhouse, ternyata menemukan foto Mi Nam sebagai wanita dan ia mengenali wajahnya mirip dengan Go Mi Nam, Reporter Kim langsung menuju kantor manajemen A.N Entertainment dan tanya masalah ini.

Hoon Yi menjelaskan itu adalah adik kembar Mi Nam. Dan bahkan ia menunjukkan akte kelahiran Mi Nyeo untuk membuktikannya. Reporter Kim bisa mengerti dan masuk akal jika Mi Nyeo datang di konser kakaknya dan juga di pemotretan. Tapi ini juga berarti Shin Woo kencan dengan adik Mi Nam, iya kan? Semua kaget.

Mi Nyeo harus membuktikan bahwa cerita itu benar. Mi Nyeo dan Tae Kyung bingung. Mi Nyeo gugup, bagaimana ia bisa melakukannya. Tae Kyung akhirnya meyakinkannya, dimataku kau benar2 seorang wanita. Tae Kyung memberikan jepit rambutnya.

Shin WOo mendekati mereka, Shin Woo mengambil tangan Mi Nyeo, "Dia pacarku sekarang. Aku akan mengambilnya."

Tae Kyung melihat dari belakang dan ia tetap merasa tidak enak biarpun cuma pura2.


Akhirnya Shin Woo masuk dengan menggandeng Mi Nyeo. Reporter Kim puas sekali, ia merasa dapat berita eksklusif. Wajah Manager Sung Chan terlihat bingung. Shin Woo berkata agar reporter Kim jangan terlalu mendesak mereka, karena Mi Nyeo ini orang biasa bukan artis jadi tidak nyaman dengan semua gosip ini.

Reporter Kim senang saja karena sebagai gantinya, ia bisa mendapatkan hak interview secara eksklusif mengenai pasangan ini yang akan dimuat akhir pekan ini.

Sung Chan sadar Shin Woo sangat menyukai Mi Nyeo, apalagi saat dengar cerita Shin Woo tentang sepatu Cinderella-nya. Tae Kyung mengejek, sepatu itu harus muat dengannya agar jadi Cinderella.

Sung Chan menasihati Tae Kyung untuk memperhatikan fans clubnya. "Fans itu adalah orang2 yang menangisi dan berteriak-teriak bahwa mereka menyukaimu, tapi pada akhirnya mereka akan menikahi pria lain. Itu adalah batasan cinta yang bisa diperoleh oleh seorang bintang."

Tae Kyung berpikir, "Ya benar, seorang penggemar bisa berubah dengan mudah dan pergi pada pria lain. Tapi kau tidak bisa berdebat dengan seorang penggemar. Apa yang harus kulakukan?"


Mi Nyeo ganti baju dan kembali sebagai Mi Nam, Shin WOo mengajaknya main ke taman dan berkata Mi Nyeo bagus sekali tadi dan mengusulkan agar mereka mulai berlatih menjelaskan mengenai persaan mereka.

Sebenarnya Shin Woo mengatakan hal yang sebenarnya, misal, kapan mereka pertama bertemu? Mereka bertemu di atap sebuah club saat malam hari, dan Mi Nyeo mabuk, Shin Woo menangkap Mi Nyeo saat jatuh dan saat itu adalah pertama kalinya Shin Woo bertemu Mi Nyeo sebagai wanita.

Kemudian, Mi Nyeo memanggilnya oppa sejak awal, dan mereka jadi dekat dengan cepat. Mereka kencan pertama kali di taman bermain, kemudian mereka pergi ke Myungdong, makan mie dan es krim bersama, lalu pergi belanja. Mi Nyeo ingat itu semua.

Tapi kemudian ada detil penting yang pasti akan ditanyakan, bagaimana dengan ciuman pertama mereka? Mi Nyeo merasa tidak enak dan berkata sebaiknya jujur saja, katakan saja mereka belum melakukannya. Tapi Shin Woo mencium jarinya sendiri dan menempelkannya di bibir Mi Nyeo. "Kita katakan saja pada mereka bahwa terjadi hari ini, aku sangat menyukaimu dan aku memutuskan untuk mengakui perasaanku padamu."

Shin Woo dan Mi Nyeo berdiri di depan tembok besar dan melihat bayangan mereka, Shin woo berkata, "Aku menyewa seluruh restoran dan menunggumu datang. Aku ingin berdiri di depan kaca dan memperlihatkan padamu, inilah orang yang kusuka. Lalu, kau terpaku pada kaca dan terkejut. Aku kemudian berkata, aku tahu sejak awal dan sudah melihatmu selama ini, aku benar2 sangat menyukaimu." Mi Nyeo jelas mengira ini semua bagian dari interview pura2 mereka dan menambahkan, "Jadi aku harus menjawab seperti ini, aku juga menyukaimu, kak Shin Woo."

Mi Nyeo berkata ia tidak bisa melihat ekspresi Shin Woo dalam bayangan, Shin Woo bisa melihat bahwa bayangan Mi Nyeo terlihat gembira, ia tanya apa kau tidak apa2 karena Tae Kyung menyusahkanmu?

Mi Nyeo, "sebenarnya, ia tahu perasaanku, tapi ia tidak marah dan aku jadi lega." Shin Woo menjawab dengan sedih, "Begitu ya, memang seperti itu tampaknya, sekarang kukira aku tidak akan melihatmu menangis lagi." Mi Nyeo menoleh dan melihat Shin Woo tersenyum, Shin Woo menegaskan bahwa ceritanya akan happy ending.

Bibi Mi Ja tidak bisa terima dengan pengakuan Hwa Ran, Hwa Ran membenarkan, "Kami berpisah karena kesalahanku, tapi kami terus saling mencintai."

Bibi Mi Ja, "Kau benar, adik iparku meninggal karena kau." Hwa Ran, "Itulah mengapa aku berkata aku akan membayar hutangku pada anak2 itu."

Ya, kata Mi Ja, anak2 itu akan sangat senang karenanya. Mendengar lagu ini, yang ditulis oleh ayah mereka yang meninggalkan ibu mereka demi bisa bersamamu, seharusnya membuat mereka menari karena gembira! Mi Ja menginjak CD Hwa Ran.

Hwa Ran berteriak, "Aku akan memberikan 1/2 warisanku pada mereka! Jika Jae Hyun tidak meninggal, aku akan menjadi ibu mereka. Jadi kuharap bawa mereka padaku dan bantu aku membayar hutangku."

Bibi Mi ja minum sendirian dan ia berpikir, anak2 itu pasti tidak akan suka menemui Hwa Ran, tapi mungkin anak2 itu memang pantas mendapatkan uang wanita itu.


Malam itu, Tae Kyung memeriksa fans clubnya. Ia ingin tahu apa ada anggota yang pergi. Tae Kyung menggerutu, "Babi-kelinci, kau tidak bisa meninggalkan fans club ini begitu saja."

Tae Kyung kaget juga saat melihat pesan baru di fan cafe-nya, ditulis oleh user baru dengan nama : Babi-Kelinci. Tae Kyung ternganga, "Anak itu benar2 gabung dengan fans clubku?"

Mi Nyeo melihat bahwa beberapa fans sudah mengundurkan diri, ia mengerti mereka berhak gabung dan pergi begitu saja.


Tiba2 Mi nyeo langsung mendapat pesan dari administrator club, "Kau harus lolos tes anggota baru." Mi nyeo membalas, jika aku tidak lolos tes, aku tidak bisa gabung?

Tae Kyung nyengir dan berkata, "Babi-Kelinci, kita mulai sekarang, seberapa tertariknya kau padaku? dalam skala 1-10?" Mi nyeo menjawab, 7.

Tae Kyung kaget, 7? cuma 7 ?

Pertanyaan berikut mengenai penampilannya, dijawab Mi nyeo : 5. Tae Kyung sedikit tersinggung haha, 5? berarti aku cuma rata2?

Pertanyaan2 berikutnya juga semakin tidak meyakinkan, sampai akhirnya pertanyaan, "Seberapa suka kau dengan Hwang Tae Kyung?" Tae Kyung berdebar2, dan ia melihat jawaban Mi Nyeo, "100!!" wuih Tae Kyung langsung memeluk boneka Babi-Kelinci dengan gembira.

Mi Nyeo mendapat sms dari Tae Kyung, memanggilnya dengan alasan pertemuan dengan fans. Mi Nyeo menemui Tae Kyung yang sedang memainkan lagu anak2 Kelinci gunung. Mi Nyeo berkata, kupikir kau membenci lagu itu. Tae Kyung berkata, "Aku sudah menaklukkan traumaku karena kelinci."

Mi Nyeo tanya apa arti pertemuan dengan fans, Tae Kyung menjawab, itu adalah ketika aku mengundang semua orang yang menyukaiku dan membuat mereka merasa senang.

Mi Ja membawa Mi Nyeo bertemu "teman ayahnya". Keduanya kaget saat bertemu. Hwa Ran mengenali Mi Nyeo dan Mi Nyeo tahu Hwa Ran ibu Tae Kyung. Mi Nyeo tanya, "Apa kau benar2 berteman dengan ayahku?" Hwa ran menjawab, iya mereka berteman. Hwa ran membuat ulang lagu itu karena ia merasa kasihan melihat ayah Mi Nyeo sangat keras berjuang padahal ia sangat berbakat.

Hwa Ran meraih Mi Nyeo dan menyentuhnya dengan lembut, tapi Hwa Ran merasa aneh, kalau Mi Nam pasti langsung mundur, tapi anak ini tidak, jadi apa ini yang wanita? Hwa Ran mengujinya lagi, ia minta tolong Mi Nyeo mengancingkan resletingnya, Mi Nyeo melakukannya dengan lancar. Hwa Ran tahu ini pasti anak perempuan, bukan Mi Nam.

He Yi tidak bisa menghubungi Tae Kyung dan ia datang untuk bergabung makan siang dengan mereka. Heyi mengusulkan untuk berfot bersama untuk membuktikan bahwa mereka berteman, Tae Kyung menolak dan barkata, "Pakai photoshop saja." hihihi

He yi mengancam mereka, akhirnya mereka setuju berfoto. He yi menerima tawaran spaghetti dari mereka. Shin Woo menambahkan garam, dan ia berbisik pada temannya, rasanya pasti asin sekali. Jeremy terbelalak, kau juga hyung? Aku tambah gula. Tae Kyung menyeringai karena ia juga menambahkan sesuatu.


Dan saat ketiganya siap untuk mengambil foto heyi yang akan makan spaghetti, Mi Nyeo datang! Ketiganya langsung kaget dan mengeluh bahwa Mi Nyeo mengganggu saat2 mereka dengan He Yi.

He Yi jadi kehilangan selera makan dan menawarkan spaghetti itu pada Mi Nyeo, Mi Nyeo senang sekali dan ia siap makan, ketiga temannya langsung panik, Jeremy langsung mengambil piring Mi Nyeo dan langsung memakannya, dan benar2 kasihan melihatnya, karena Tae Kyung ternyata menambahkan : Cuka!

Akhirnya mereka membuat makan siang yang sebenarnya (nasi goreng) dan mereka makan bersama. Heyi melihat cara Shin Woo melihat ke arah Mi Nyeo dan ia merasa ada yang terjadi.

Shin Woo keluar dan mau mengambil sesuatu dari mobilnya, heyi menguntitnya. Shin Woo cepat2 menyembunyikan semua bunga, sepatu dll dari Heyi saat tiba2 Heyi datang. Heyi dengan menyebalkan tanya apa karena Mi Nam suka dengan Tae Kyung membuat Shin Woo tidak suka, Shin Woo menjawab, "Bicara denganmu saja sudah membuatku merasa tidak enak." hehehehe..

He Yi dengan lihai berhasil mengambil kunci mobil Shin Woo dan ia mengajak Mi Nyeo bicara, dan He Yi memberikan sepatu dll pada Mi Nyeo. "Cobalah sepatu ini, jika pas, berarti sepatu ini milikmu dan diberikan untukmu."

Mi Nyeo tidak mengerti tapi ia mencobanya, ternyata pas. He Yi langsung menarik Mi Nyeo dan masuk ke dalam.


Shin Woo terperanjat melihat Mi Nyeo memakai sepatu dan membawa bunga. Mi Nyeo tidak mengerti. He Yi benar2 mengesalkan, Ia tanya sebenarnya untuk siapa sepatu ini. Mi Nyeo tidak tahu untuk siapa tapi ia sadar Shin Woo terlihat terluka dan ini pasti ada hubungannya dengan sepatu ini. Mi Nyeo langsung melepas sepatu itu dengan menyesal.

TAe Kyung tahu ini pasti ulah He Yi. Tae Kyung menyeret He yi keluar. Shin Woo berkata, "Seharusnya aku membuang saja semuanya itu." Shin Woo melihat ke arah Mi Nyeo, "Mi Nam, buang semuanya untukku."

Tae Kyung berkata pada He Yi, "Jangan muncul lagi, cukup sampai disini." He yi mengancam lagi akan mengatakan semuanya, Tae Kyung kesal,"Lalu apa? Bagaimana Peri Korea Yoo He Yi bisa tahu itu?" He yi terdiam, ia menjawab, "Aku bisa pura2 tidak tahu."

Tae Kyung membalas, "Tapi aku akan bersikap sepertinya kau sudah tahu. Tidakkah kau takut apa yang akan kulakukan?" Pergilah.


Mi Nyeo mendekati Shin Woo yang duduk menyendiri, ia berkata kau adalah penghiburku saat aku dalam kesusahan. Aku ingin menghiburmu juga hanya aku tidak tahu caranya. Shin Woo minta Mi Nyeo duduk di sampingnya, "Aku memberikan seluruh hatiku dalam hadiah2 itu, melihat barang2 itu seperti tadi mebuatku merasa tidak enak."

Mi Nyeo minta maaf karena sudah bertindak bodoh dan mohon agar Shin Woo tidak membuang barang2 itu. Ia akan membersihkannya dan Shin Woo bisa memberikan pada orang itu. Shin Woo mendesah, "Aku belum bisa mengakui perasaanku sekali saja, tapi sepertinya aku sudah ditolak ratusan kali. Aku kira aku tidak akan malu sekarang meskipun aku benar2 ditolak."

Tae Kyung dan Jeremy mencari Shin Woo dan memastikan Shin Woo baik2 saja, meskipun Tae Kyung tidak mengerti apa hubungan sepatu itu dan apa alasan shin Woo memberikannya pada Mi Nyeo.


Mi Nyeo menemani Tae Kyung kerja di studionya. Tae Kyung membuat ulang lagu untuk Hwa Ran, ia berkata pada Mi Nyeo, "Pekerjaan ini membuatku merasa sangat tidak enak, Go Mi Nam sebagai fans, tetaplah di sisiku."

Mi Nyeo terpaksa harus menolak Tae Kyung karena ia dan Shin Woo harus ke Busan hari ini. Mereka harus menjelaskan pada orang tua Shin woo sebelum artikel itu keluar. Hoon Yi, Stylist Wang, dan Jeremy juga ikut. Mi Nyeo mengajak Tae Kyung juga tapi Tae Kyung menolaknya. Tae Kyung mengira mereka akan kembali malam ini, tapi ternyata mereka rencana akan menginap. Mi Nyeo berkata dengan gembira, "Shin Woo janji akan membelikan ikan yang enak."

Tae Kyung membujuk Mi Nyeo, "Go Mi Nam, di Seoul juga ada, jika kau kembali hari ini, aku akan membelikannya untukmu di restoran yang paling enak." Mi Nyeo menjawab, "Tapi mereka bilang, yang di Busan yang paling enak."


Hwa Ran mampir ke kantor A.N untuk mengecek perkembangan lagunya dan ia tanya mengenai Mi Nam pada Sung Chan. Sung Chan berkata Hwa Ran bisa melihat keduanya di studio, Tae Kyung dan juga Mi Nam, keduanya teman baik. Hwa Ran sedikit kaget tapi ia melihat mereka berdua dan ia berpikir, "Jika dia tahu itu anak Go Jae Hyun, dia tidak akan mau repot2 bicara dengannya. Sampai lagunya jadi, aku akan pura2 tidak tahu." Tapi Hwa Ran sadar, apa benar Tae Kyung tidak tahu bahwa anak itu seorang wanita?

Hoon Yi berkata, ia dan Jeremy tidak bisa ikut ke Busan, karena ternyata Jeremy ada jadwal pertunjukkan. Jadi tinggal Shin Woo dan Mi Nyeo saja. Hoon Yi sengaja sepertinya.

Shin Woo dan Mi Nyeo membahas rencana mereka, Mi Nyeo akan ganti baju wanita dan mereka bertemu diam2. Shin Woo tanya, "Nanti kalau sampai Busan, apa kau mau berkata bahwa kita benar2 kencan?" Kau seorang wanita, dan jika kita benar2 kencan, maka berita itu akan benar.

Mi Nyeo menjawab, "Tapi kita berdua punya orang yang kita sukai." shin Woo, "Bagaimana jika kita tinggalkan mereka yang tidak menyukai kita dan memulai dari awal bersama?" Shin Woo, "Apa kau akan menyukaiku? Aku akan menyukaimu." ohhhh...

Tae Kyung tahu kalau Hoon Yi dan Jeremy tidak pergi, dan ia tidak tenang, "Go Mi Nam memberiku nilai 100. Mengapa aku masih merasa tidak tenang? Karena dia mungkin tidak akan selalu memberiku nilai 100. Jika aku ingin tetap menerima nilai 100, ap yang harus kulakukan? Aku harus berkata padanya aku senang dapat nilai 100, dan bahwa aku tidak mau kehilangan satu poin pun." Tae Kyung meraih jaketnya dan pergi.

Di bandara, sudah hampir waktunya boarding, dan Shin Woo akan berangkat duluan, ia berkata pada Mi Nyeo, "Aku tidak minta padamu untuk memberikan perasaanmu semuanya sekaligus. Jika kau pikir kau bisa memberikan sedikit saja dari hatimu, itu cukup untuk untuk permulaannya. Aku sudah mulai. Aku akan pergi duluan. Jika kau pikir kau bisa mulai memberi hatimu padaku, pergilah denganku. Aku akan menunggumu." Shin Woo memberikan tiket pada Mi Nyeo. Shin woo masuk ke bandara.

Tae Kyung tiba dan mencari Mi Nyeo ke semua tempat, dan ia frustrasi. Tae Kyung juga tidak melihat Shin Woo yang masuk ke gate sendirian. (yg aneh di semua adegan drama Korea, semua tokoh ngga ada yg baca papan pengumuman atau tanya petugas, udah tahu tujuan ke Busan kan, knp ngga baca pengumuman, pesawat tujuan Busan boarding di gate brp atau tanya kek ke petugasnya, gampang kan...mo pamer bandara ya...)

Tae Kyung keluar dengan kecewa dan ia mengecek jamnya, jika ia ngebut ke Busan, ia akan bisa bertanya pada Mi Nyeo. Tapi ia terkejut sekali waktu melihat Mi Nyeo di depannya dengan koper, "Go Mi Nam, kau tidak berangkat."



Mi Nyeo kaget melihat Tae Kyung disini dan ia lebih kaget lagi waktu Tae Kyung tiba2 memeluknya, "Go Mi Nam, aku memberimu nilai yang sama."

God of Study: Episode 7

We are finally making progress with the characters! As it is for most of you readers, the more fun parts of the episodes are when the F5 are actually outside of class. This episode allowed the watcher to be able to see more of outside-of-class interactions and helped the characters to mature.

Episode 7 Recap

We pick up with Seok-ho storming down a hallway. He briskly opens classroom doors looking for the delinquent special class students. However, they are no where to be found.

Ma-ri gets news of this and displays her own state of panic. He abruptly stops (me thinking he’s going to smack Ma-ri upside the head) but he pulls out his cell phone and calls Chan-doo. Any particular reason as to why he waited so long to simply call them?

The kids –hiding in what looks like a storage room-are frightened when they see Seok-ho calling. Chan-doo wills his phone to stop ringing (I’m liking the Big Bang ringtone, haha) and it actually stops.

But Hyun-jung’s Yiruma ringtone starts up, and its Seok-ho. She quickly asks her suhbang what to do, and he remains silent and stoic, much to Pul-ip’s amusement.

Pul-ip gets up to leave saying she doesn’t like what they’re doing. Baek-hyun asks if she’s leaving alone, and asks the rest of the class if he forced them to come with him. Point of argument: Seok-ho is completely fooling them, and they all need to realize it.

Pul-ip, annoyed with their childish acts, proceeds to call Seok-ho and she tells him where they are. Hyun-jung accuses her of being disloyal, but Pul-ip has made up her mind. Baek-hyun keeps saying that they’re being fooled by Seok-ho, but they’re not that stupid. All she wants to do is study. What’s so wrong with that? If he’s so adamantly against Seok-ho, he should just quit alone.

Baek-hyun is not changing his mind. He’s tired off seeing Pul-ip believing Seok-ho’s wild claims telling them they can be accepted in Chun ha. His voice begins to rise against Pul-ip, but Chan-doo steps in her defense, at which Baek-hyun looks at him and says, “You, stay out of it.”

This gets to Chan-doo so he grabs Baek-hyun collar. “Hey, Hwang Baek-hyun, what are you about? Just because we let you do whatever you want, are you taking us for your followers?” With that, Baek-hyun knocks him down with one hit. Just as Chan-doo is about to fight back, Seok-ho appears at the door.

“Everyone! Back to the classroom!”

Pul-ip, Bong-goo, Chan-doo immediately leave. Baek-hyun and Hyun-jung linger behind.

As the trio walks back to the classroom, Pul-ip is concerned about Chan-doo’s mouth. Bong-goo and Pul-ip make sure any teeth aren’t loose, and Chan-doo reaches in and seems to find something wrong. Pul-ip and Bong-goo begin to freak out, but Chan-doo was only playing with them. The boys walk off playfully, but Pul-ip looks back thinking of what may be going on with Baek-hyun and Seok-ho.

Still in the hiding place, Seok-ho begins to question Baek-hyun. Even though Seok-ho is questioning the culprit, Baek-hyun throws a curve ball at Seok-ho.

Baek-hyun: “Helping me…was it with your office deposit money? Did you want to smear crap on my pride that badly? You just wanted to make me your pupil?”
Seok-ho: “You still have pride left that I can smear crap on? You have nothing, you’re a lousy student yet you still what to sit high and mighty on your pride? What a fool.”

With this, Seok-ho tells him to leave. Leave for the sake of those who actually want to study. Baek-hyun gruffly agrees. If Seok-ho wants to continue deceiving kids, fine, he’ll go. As he starts to walk out, someone stops him. Teacher Soo-jung. She turns and bows to Seok-ho telling him that she will return to the special class. She also asks that he forgive Baek-hyun this one time. When Baek-hyun begins to protest, she firmly puts him in his place.

The rest of the kids are waiting outside the classroom, and Seok-ho tells them to go in; Baek-hyun is currently talking to Teacher Soo-jung and will be gone for a while. Hyun-jung shoots Pul-ip a dirty look as she walks in, but is suddenly surprised to see a new lady erasing the board. Teacher Yi Eun-yoo.

She seems calm about the small incident, and asks about the culprit. Seok-ho responds saying he’ll be there shortly.

Soo-jung and Baek-hyun are alone in a room and she has no idea what to do with him. She wants to smack him, but she knows she can’t do that. So she decides to punish herself by holding a student’s punishment position telling Baek-hyun it is her fault; she was the one who ran away, she was the one that was stupid. He tells her to get up, and but she asks him to go back to the class. If he doesn’t go back, she’s leave. He responds by joining her on their ground. He tells her to stop, but she tells him again to go back to the classroom. He roughly stands up and grabs his bag. When she asks him where he’s going, he responds, “Didn’t you tell me to go back to the classroom?”

In the classroom, Teacher Eun-yoo is going over their current Korean Levels. Kil Pul-ip 6th grade level. Na Hyun-jung. 7th. She doesn’t even bother to announce Bong-goo’s or Chan-doo’s. She finds Baek-hyun’s grades. Hwang Baek-hyun? He enters, on the way to his seat and responds: “Yes?”

Even though their grades are ridiculously low, it doesn’t matter. All they have to do now is learn. Electric guitar music in the background accompanied by confused looks by the kids? I like this teacher.

Meanwhile, Seok-ho sends Soo-jung on her next mission before her return: bring back Teacher Cha Ki-bong.

Teacher Eun-yoo begins her lesson much the same way the other teachers did: asking the kids if they think ______ is a boring subject. And as usual, all the kids agree it is.

For Pul-ip the textbooks are too boring. Teacher Eun-yoo agrees. For too many people, the language is too sacred. (Hence the book basking in the light and the cathedral organ music playing). You are to have fun with it, but not fall into the traps. The feelings that make your heart move, its poisonous. (And hence the cute mini-skit the kids act out in their minds). So in order to enjoy what they have to read, the kids have to be pumped with some of this poison. She plops a pink suitcase onto the podium, and opens it.

During the class period, Soo-jung visits Ki-bong. She sees hoards of little kids running out and crying. As soon as he sees her, he goes back inside. She follows him and is kicked out; he’s in the middle of a lesson. So she goes outside and knocks over a metal bowl, (“Be quiet out there!) and she waits.

Back in the classroom, the kids are reading very sensuous pieces of literature. The kids seem to be easily soaking it in and picture the stories in their minds. Baek-hyun giggles seeing the beautiful Pul-ip in a sageuk setting as she reminds him “of the moon and the stars. If it ever…(“suhbaaaaaaannngg”) eh? suhbang?” He snaps out of his daydream to have Hyun-jung recite just what he was thinking about Pul-ip. “Whenever I see you suhbang, I see the moon and the stars.” The kids were never exposed to such an emotional piece of work, so their studies in Korean were always boring to them. When you carefully read without any forced pressure, you can really discover how beautiful the literature is.

Soo-jung is getting tired of waiting outside so she moves inside and plops herself smack dab in the middle of his room, much to the amusement of the students. Until he goes back, she’s not leaving.

During break time, Pul-ip accidently drops a piece of paper and Baek-hyun, following close behind, picks it up and looks at it. It’s the study guide she used for the English competition. He’s about to hand it back, but when she sees him, he hurridly hides it. They sit to eat lunch together, but Pul-ip still won’t acknowledge Baek-hyun.

Hyun-jung prepared a fruit feast for Baek-hyun (his complexion wasn’t looking good lately) but he won’t eat it. Chan-doo pretends his food is fruit: this is apple, this is kiwi… He asks Pul-ip what she likes. Strawberries! Oh how she misses strawberries. Baek-hyun’s listening! Chan-doo attempts to feed her the kimchi strawberry and she’s embarrassed. But she takes it and plays along. Hyun-jung looks at them with annoyance, but Baek-hyun-out of spite-begins to stuff his mouth with the fruit Hyun-jung brought. Haha.

Meanwhile back at Ki-bong Academy, he begins to eat his own lunch. But the sound of Soo-jung’s sleeping growling stomach makes him put down his food, and next thing you know, he’s happily walking out with a very excited Teacher Soo-jung.

After lunch Bong-goo and Chan-doo are reading the tasty lit. that Eun-yoo gave them, and Teacher Young-sook spots them. She takes it away from them and is shocked to see what they are reading. She confiscates the papers and angrily walks off. However the Gym teacher asks if they have any more. (Haha). And yes, they have a lot more.

Teacher Young-sook confronts Eun-yoo and Seok-ho about the readings the kids had. And as a twist of characters, Eun-yoo is actually Young-sook’s sunbae, (older peer=more respect). So…“Don’t get in my way.” HAHA. O.M.G. I LOVE THIS LADY.

Seok-ho confronts Eun-yoo and tells her there is not enough time for them to be reading those things. She easily tells him to trust her, and tells him off too, “expecting people to do the things your way all the time is not a good thing.” “She is right.” In walks Ki-bong with a successful Soo-jung. The teachers have a faculty meeting and plan their strategy. The midterms are in two weeks. And their only goal: to receive a perfect score on the exams. It’s time to floor it.

But before they do that, some special guests were invited to join them.

It’s cute how Hyun-jung greets Grandma, and how Chan-doo greets Pul-ip’s mother.

Soo-jung is shocked to see Chan-doo’s father step in, and in the background, we see Anthony’s assistant looking very sneaky with a camera. Foreshadowing?

Seok-ho leads the parents through a tour of the sleeping quarters and Chan-doo’s mother can’t believe the condition of the sleeping arrangements. Soo-jung assures her the kids love it, and Grandma even tells his mom, “And there has to be pain to gain something.”

While still in the room, Seok-ho has an announcement to make. “Please do not expect your child to get into Chun ha.” The parents look around confused and he goes on to further explain his reasoning. “This is the chance you have to love your child.” Their duty as a parent is to encourage and love their child despite whatever may happen. He even leads them through a chant: “It doesn’t matter whether you pass or fail!”

Meanwhile, Ma-ri keeps thinking of her awkward interactions with Seok-ho, and she’s fighting them. Haha. She’s interrupted by the principle who tells her that the WBG’s acquisition team is here! She is at first happy to hear that, and then her feelings about it change.

Back in the classroom, Seok-ho is straightening out the desks, and Chan-doo’s mother hands him an envelope telling him to use its contents for the class or for himself. He accepts it, and Tina watches in the background, seeing all of this.

Soo-jung runs into Anthony outside and he tells her to stay quiet about him telling her to leave. Hahaha. She playfully disregards all negative feelings and hurries into the classroom. Here she sees Grandma, scrubbing away at a desk. Grandma saw all the other parents bring nice things for the class, but all she has to offer is her cleaning skills. Soo-jung offers to help her and they work together to finish the classroom. Seok-ho sees this kind gesture.

Seok-ho arrives home to a dark room and carefully turns on the light. Baek-hyun broke into his room and was waiting for him to come home. Baek-hyun questions him about losing his office and why he came to live in such a shabby room. Baek-hyun thinks he’s using any method possible to keep him tied down, and Baek-hyun is fighting to pay him pack. Fighting to retain his pride. Seok-ho has one way Baek-hyun can pay him back. Get a perfect score on him midterm. If Baek-hyun succeeds, Seok-ho will kneel in front of him for the whole school to see. “Just get ready to kneel in front of me.” With that, Baek-hyun leaves.

Chan-doo’s home, and his loving mom placed a bowl of strawberries on his desk. And he immediately thinks of Pul-ip and her desire for strawberries. At Baek-hyun’s work, his co-workers are eating strawberries. And next thing we know, Chan-doo’s riding a bike to Pul-ip, strawberries in tow.

Pul-ip gets a call. She steps outside and we see it’s from Baek-hyun. He hands her her studying paper, and she crumples it in front of her face in shame. He apologizes to her and she’s touched. He realizes now he shouldn’t have said those things to someone working so hard. It made him angry how Pul-ip was so obedient to Seok-ho. Just Pul-ip. She asks him why he was so annoyed about her, and he responds with an “I don’t know.” YEAH RIGHT YOU DON’T KNOW.

All Pul-ip asks for is that he doesn’t mind Seok-ho and he just tries his best. He tells her he’s going to study hard for the mid-terms, and she records this moment in history on an imaginary computer. He stands up to leave, but he reaches in his pocket and hands her something. But before he leaves, she asks him to make up with Chan-doo. She opens to package to find the strawberries.

And in the background watching everything, we see..

And then we see…

It’s gametime. The kids bring their belongings and their game faces. Everything is on these mid-terms. Seok-ho gives them their journals, and they’re to write what they want to get as their grade. Baek-hyun pulls his usual bad boy, and writes, “Aimed Score: 100”.

During another math session, Ki-bong scolds them for doing poorly on their last test. But Baek-hyun’s is the worst. Ki-bong angrily shows him his messy chicken-scratch handwriting and Baek-hyun almost jumps out of his chair. He restrains himself and to everyone’s surprise he simply says, “I’ll fix it.” He swallows his temper and agrees to work.

Ki-bong has written down 45 different formulas on past tests, and he has arranged the students to do 300 problems on each formula. Chan-doo shyly notices the small(er) stack of papers on the podium, but Ki-bong calls in Soo-jung, who brings in a grocery cart full of math problems. She’s about to leave, but he tells her to grab a test and join them (much to the their amusement). He walks to the back to see how she’s doing, and she’s simply translating the problems to English! Haha.

During a break, Baek-hyun comes up to Chan-doo and gives a half-attempted apology. Chan-doo scoffs at him, but Baek-hyun was being serious. Chan-doo is surprised at Baek-hyun, but then remembers Pul-ip asking him to make up. Chan-doo smiles.

Soo-jung is reading the student’s journals, and Seok-ho asks her why Hyun-jung’s parents didn’t come. She told him that she will tell him later, and he demands to know now. She hurriedly leaves announcing the day is over, and Bong-goo nearly face-plants into the door.

But Hyun-jung runs away and Pul-ip catches her. She’s off to a store to pickup new season things; if she doesn’t do it now, they’ll sell out. Oh the horrors. Pul-ip surprises her by saying she’ll go with her. It’s too dangerous for Hyun-jung to go out by herself, so Hyun-jung agrees.

They find the store, and a group of girls walk out. They recognize Hyun-jung, and she takes off running, them following close behind. She runs into a fence, unable to get past. They gang around her and start to pick on her. They tell her how much they suffered because of her transferring out. One of them winds up to deliver a punch, and Pul-ip stands in the background, not knowing what to do.

Comments

I didn’t really like how long after Baek-hyun’s bad boy this episode kept going. I thought writing down the “Aimed Score:100″ was pretty raw, but we were kind of tossed around and splashed in the face with T-ARA. Out of all the members, Hyun-jung seemed the most legit at the moment. Haha. Maybe after this episode Baek-hyun won’t have anymore reoccuring, (and honestly it was getting tiring) rebel-like moments. Rebel-like moments that don’t get him anywhere.