Selasa, 31 Agustus 2010

Dong Yi episode 3


Episode 3 Preview thank's to bashfulxharmony Youtube



Choi Hyo Won melihat putrinya dan ia terhenti lalu ia diseret. Choi Dong Joo berbisik pada Dong Yi agar jangan mendekat dan meneriaki mereka. Dong Yi terus saja berlari ke arah ayah dan kakaknya.

Tiba2 Kim Heon datang dan membawa Dong yi menjauh. Dong Yi meronta, ia mau menemui ayah dan kakaknya. Kim heon tanya apa Choi Hyo Won dan Choi Dong Joo adalah ayah dan kakaknya. Dan ia berbisik jika Dong yi ribut, Dong Yi ada dalam bahaya. Dong Yi terus saja ingin melepaskan diri. Ayah dan kakak Dong yi ditahan.

Seo yong Gil kaget saat Kapten Uigyeongbu mengatakan bahwa Choi hyo Won adalah pemimpin Guemgae dan adalah orang yang membunuh ayahnya. Seo Yong Gil ingat akan ekspresi Choi hyo Won saat ia ditangkap. Kemudian mayat ayahnya dibawa masuk dan Seo yong gil membuka kain penutup tubuh ayahnya, dan ia hampir pingsan melihat ayahnya sudah tidak bernyawa, Seo yong gil ingat kata2 ayahnya apa ia benar2 mempercayai Choi Hyo Won dan Seo yong gil terjatuh, ia mengepalkan tangannya. Seo yong gil berkata ia ingin menemui Choi Hyo Won.

Seo Yong Gil ingin bertemu Choi hyo Won tapi kapten Uigyeongbu menolaknya, tidak seorangpun boleh menemui Choi Hyo won. Atas perintah siapa? tanya Seo yong Gil. Oh Yun masuk dan ia berkata atas perintahnya. Seo Yong Gil bertanya apa maksud semua ini.

Oh yun menjelaskan ia yang akan menjaga pemimpin Geumgae, dan akan menyelidiki keterlibatan Seo yong gil dan berharap Seo yong Gil bisa bekerja sama. Wakil Seo Yong Gil kesal, apa artinya ini, Seo yong gil sudah kehilangan ayahnya karena pemimpin geumgae itu dan mengapa Oh Yun berkata ia melindungi keselamatan mereka. Oh yun memerintah anak buahnya untuk membawa Seo yong gil ke ruang interogasi, wakil Seo yong gil sudah akan menghunus pedangnya, tapi Seo yong gil mencegahnya. Ini prosedur yang harus dijalaninya dan akan melakukannya. Oh yun menunjukkan jalan.

Cha Cheon Soo mencari Dong yi. Murid Kim heon menyamar dan menemuinya. Cha Cheon Soo tanya siapa dia. Murid Kim heon berkata ia ke sini untuk mengirimkan pesan. Dong Yi masih terisak dan Kim heun menyeduhkan teh untuknya, dan minta Dong Yi minum, ini akan membuat Dong Yi merasa lebih baik dan mengendurkan sarafnya. Kim heon berkata Dong yi sepertinya tidak tahu kalau ayahnya adalah pemimpin Geumgae. Dong yi menggeleng, ayahnya adalah petugas koroner dan kakaknya adalah pemusik istana.

Cha Cheon Soo datang dan menemui Dong Yi, Dong yi mengatakan bahwa ada masalah, ayah dan kakak ditangkap oleh pasukan. Dong yi berkata orang2 menuduh ayahnya terlibat dalam Geumgae dan kakaknya juga, ini tidak benar, apa yang dikatakan orang2 itu tidak benar. Cha Cheon Soo berkata pada Dong yi untuk mendengar baik2 apa yang akan ia katakan, jangan kaget dan dengar baik dan perhatikan apa yang akan ia katakan sampai selesai dan minta Dong Yi untuk mengerti.

Oh Yun menemui pamannya, Oh Tae Seok. Oh Yun lapor semua akan selesai lebih cepat dan minta pamannya tidak gelisah. Oh Tae Seok berkata tidak sama sekali tidak gelisah, siapa yang akan menebak jika satu kelompok Cheonmin akan mengumpulkan kekuatan sebesar itu. oh Yun berkata sejak awal dia hanya ingin menjatuhkan kesalahan pada pihak Seoin (kaya partai gitu), jika ini...Oh Tae Seok berkata apa Oh Yunakan diam saja jika gelombang kekuatan menuju ke arahmu dan diam saja, itu tidak adil jika tidak mengambil kesempatan ini. Oh Tae Seok berkata bagaimanapun kita akan menjadi pemenangnya dan dunia akan damai.

Siapa di dunia ini akan membela kaum Cheonmin, inilah masyarakat. Oh Tae Seok berkata inilah alasan mengapa mereka adalah orang2 yang paling cocok dijadikankambing hitam. Oh Tae Seok tanya bagaimana dengan Dong yi. Oh yun berkata ia sudah memerintahkan orang untuk mencarinya. Oh Tae Seok berkata Dong yi adalah anak yang terakhir melihat Jang Ik heon masih hidup. Mereka tidak boleh meninggalkan jejak apapun yang akan mencelakakan mereka. Oh yun mengerti.

Dong Yi akhirnya mengerti bahwa ayahnya, kakaknya, dan semuanya, adalah anggota Geumgae. Bahkan Cha cheon Soo juga. Cheon Soo mengangguk. Dong yi tanya apa pembunuhnya memang ayahnya, Cha Cheon Soo berkata bukan mereka, semuanya adalah plot, rencana untuk menyalahkan mereka, mengkambing hitamkan Choi Hyo Won dan choi Dong Joo. Cha Cheon Soo berkata, Geumgae hanya membantu para budak melarikan diri dan seseorang sudah membunuh petugas itu lalu menyalahkan mereka dan menjebak Geumgae. Cha Cheon Soo minta agar Dong yi tetap kuat, akan ada banyak yang terjadi dalam hidup Dong yi yang mungkin akan menyulitkannya.

Kim heon berdiri di kejauhan melihat keduanya. Lalu muridnya masuk dan berkata ada masalah. Prajurit Uigyeongbu menyerbu dari segala arah untuk mencari Dong yi. Kim heun menunjukkan pada Cheon Soo dan Dong Yi arah untuk lari. Ini adalah jalur yang sulit dilacak. Para prajurit tidak akan menyisir daerah itu. Cha Cheon Soo berterima kasih pada Kim heun. Kim Heun tanya apa namamu Choi Dong yi ? Dong Yi membenarkan dan Kim heun berkata agar Dong yi berhati-hati. Kim heon meyakinkan Dong yi bahwa semuanya akan baik dan ia tidak perlu cemas. Dong Yi tanya apa memang benar seperti itu? Kim heon berkata ia adalah Penganut Tao dan ia bisa melihat masa depan.

Kim Heon minta agar Cha Cheon Soo melindungi Dong yi dengan baik. Cha Cheon Soo mengerti dan mengajak Dong yi pergi dengannya. (cikal bakal cinta bertepuk sebelah tangan, sigh...another Bi dam's role)

Setelah keduanya pergi, murid Kim heon tanya apa memang seperti itu? Jika memang benar, maka Dong Yi pasti akan tenang. Kim Heon melihat ke arah muridnya dan tanya apa kau benar2 percaya yang ia katakan? Muridnya kaget, lalu mengapa gurunya mengatakan itu pada Dong yi?

Kim heon berkata semuanya bohong, ia hanya menenangkan saja. Kim heon berkata ia melihat darah tertumpah yang terikat dengan takdir Dong Yi. Dan tragedi akan seera terjadi dalam hidupnya, ini karena takdirnya. Kim heon berkata Dong yi memiliki Chil Sang dan Yang yin yang melingkupi takdirnya, inilah mengapa ia dilahirkan sebagai Cheonmin, ia akan kehilangan segalanya dan tidak mendapat apapun.

Muridnya mengingatkan bahwa dulu gurunya berkata bahwa Dong yi memiliki kemurahan langit. Kim heon berkata, takdir yang memiliki faktor 'kematian' di dalamnya. Jika Dong Yi tidak memiliki elemen itu yang bisa mengakhiri hidupnya dan ia bisa bertahan maka mungkin akan menjadi Sal Yin Sang Sheng, maka mungkin akan ada harapan untuk mengubah takdirnya dan ia mungkin akan melakukan sesuatu di dunia ini yang belum bisa dilihat. Kim heon berkata bahwa yang sebenarnya kelas Cheonmin bukan ayahnya tapi dia, Dong Yi.

Cha Cheon Soo dan Dong yi bersembunyi dari pengejarnya, yaitu prajurit Uigyeongbu yang mengejar mereka.

Seo yong gil masih menolak bicara. Petugas menjadi kesal, berapa lama lagi Yong Gil akan diam. Seo yong Gil berkeras ia akan bertemu Choi Hyo Won dulu, sebelum itu ia tidak akan mengatakan apapun. Petugas berkata Seo Jeong Ho dibunuh oleh kelompok geumgae, mengapa Seo yong gil masih melindunginya, jika Seo yong Gil berkeras, maka ia akan dituduh bersekongkol. Seo yong gil bisa kehilangan nyawanya karena ini. Seo Yong gil tetap diam saja.

Cha Cheon Soo membawa Dong Yi ke dalam gua untuk sembunyi di malam hari. Cha Cheon soo berkata dalam gua ini dingin sekali dan ia akan menyalakan api. Dong yi kaget melihat stok senjata di gua itu. Cha Cheon soo menyalakan api dan berkata bahwa kaki Dong Yi basah dan minta Dong yi mengeringkannya agar hangat.

Dong Yi berkata ia baik2 saja. Cha cheon Soo berkata ia mencemaskan Dong Yi dan ia mencoba menghangatkan kaki Dong Yi. Cha cheon soo : "Kau pasti kaget sekali." Dong yi tanya siapa yang ada di belakang semua ini. Cha Cheon Soo berkata ia juga tidak tahu. Choi Hyo Won ingin mengetahui siapa sebenarnya dalang semua ini dan akhirnya justru dijebak.


Dong Yi berkata ia tidak tahu dan hanya memikirkan hanbok suteranya dan bahkan ia tidak menyukai ayahnya saat ayahnya melarang ia pergi. Cha Cheon Soo menghiburnya, ayah dan kakaknya akan baik2 saja. Cha Cheon Soo berjanji dan minta Dong yi mempercayainya. Dong yi mengangguk. Kemudian ada suara, mereka menyembunyikan diri.

Cha cheon Soo sudah bersiap dengan pedangnya dan ternyata orang itu adalah ayah Gae do Ra. Ayah Do Ra lega Dong Yi masih hidup, ia menangis dan memeluk Dong Yi, ia berkata jika sesuatu terjadi pada Dong Yi, ia tidak akan bisa menemui Choi Hyo Won. Ayah Do Ra berkata pada Cheon soo semua yang masih hidup ada disini. Jika mereka masih hidup, mereka akan berkumpul di tempat ini. Baek hu berkata disini adalah awal segalanya. Mereka sanggup mengorbankan nyawanya untuk membebaskan Choi Hyo Won dan Dong Joo. Cha Cheon soo berkata tidak boleh, mereka kalah dalam jumlah dan tidak mungkin bisa menyerbu ke dalam penjara. harus ada alternatif lain. Ayah Do Ra berkata nyawa mereka dipertaruhkan, mengapa Cha Cheon soo harus berpikir lagi.

Cha Cheon Soo berkata bulan pertama adalah Geum Sa ri dan kriminal tidak akan dieksekusi di bulan itu, jadi paling tidak mereka punya waktu setengah bulan. Lalu, orang yang menghianati mereka datang dan berkata mereka tidak punya waktu lagi.

Semuanya kaget melihat penghianat itu, ayah Do Ra mencengkram kerah bajunya. Cha cheon soo langsung minta yang lain memeriksa apakah ia diikuti. Ayah Do Ra murka dan ia berkata bagaimana kau bisa menghianati Choi Hyo Won dan rekan2 Geumgae, apa kau masih manusia? Penghianat itu berkata ia datang untuk menyerahkan nyawanya. Ia tidak punya pilihan, mereka menahan anak dan istrinya. Ayah Do Ra minta ia tutup mulut, alasan saja!

Ayah Do Ra langsung menghunus pedang dan akan membunuh penghianat itu, Cha cheon Soo menghalanginya, ayah Do Ra heran mengapa Chen Soo menghentikannya. Cha Cheon soo berpaling ke penghianat itu, apa maksudmu tidak ada waktu lagi. Penghianat itu berkata, besok pagi Choi hyo Won dan Choi Dong Joo akan dieksekusi.

Cha Cheon soo kaget. Penghianat itu melanjutkan bahkan yang tertangkap bersama mereka berdua juga akan dieksekusi. Ayah Do Ra menangis mendengar berita itu.

Wakil Seo yong gil mengamati pergerakan Kapten polisi Jang. Ia menemui Seo yong gil untuk melaporkan hasilnya. Wakilnya berkata Polisi Jang tidak melakukan sesuatu yang mencurigakan. Yong Gil mengerti. Wakilnya tanya apa Seo yong Gil masih percaya pada Choi Hyo Won, ia membawakan buku untuk Seo yong Gil, ia pikir Seo yong Gil mau membacanya. Buku apa itu, tanya Seo yong gil. Wakilnya berkata, ini adalah buku yang ditemukan di persembunyian anggota Geumgae. Seo yong gil membacanya dan kaget dengan isinya. Wakilnya berkata mereka mengamati pergerakan Seo Yong Gil dan tanya apa Seo yong Gil masih memepercayai mereka. Seo yong Gil merasa kalut.

Dong yi melihat Cha cheon Soo memberikan perintah pada anggota Geumgae dan mereka pergi, kemudian ayah Do RA mengeluarkan bubuk mesiu dan berkata jumlahnya kurang. Anggota yang lain berkata mereka kesulitan memindahkan mesiu dari toko ini juga karena festival seonal, banyak orang membeli petasan, mereka bisa menyamarkan ini dan pura2 membeli petasan. Yang lain skeptis, apa mereka mau menjual petasan pada mereka, mereka adalah Cheonmin. Pasti akan mencurigakan.

Dong yi datang dan berkata ia akan melakukannya. Dong Yi minta agar ayah Do Ra mengijinkannya. Dong yi berkata ia mengenakan hanbok sutera, maka orang2 akan mengira ia nona muda dari kelas Yanban. Ayah Do Ra berkata ia tidak mengijinkannya, ini terlalu bahaya. Dong Yi berkata semua anggota berkata memang ada kesulitan. Dong Yi berkata ia bisa membantu dan tidak akan diketahui. Kemarin, polisi terus salah mengira ia sebagai nona muda dari kelas Yanban. Dong yi terus mohon agar ia boleh membantu. Ayah Do Ra berpikir keras.

Choi Hyo Won dibawa ke suatu tempat. Ia tanya mau dibawa kemana. Wakil Seo yong Gil minta prajurit berhenti sejenak, dan ia minta Choi hyo Won mengikutinya. Choi Hyo Won dibawa menghadap Seo Yong Gil. Choi Hyo Wonmenghormat, Seo yong gil minta wakilnya keluar. Seo yong gil berkata ia disini untuk bertanya dan Choi hyo Won harus menjawab atau apa ada sesuatu yang akan dikatakan Choi Hyo Won.

Choi Hyo Won berkata ia takut jika hari ini akan tiba, saat kebenaran akan terungkap. Choi hyo won berkata Seo yong gil sangat baik dan mempercayainya, dan ia hanya memberikan penderitaan dan menyakiti Seo yong gil. choi Hyo Won berkata seharusnya Seo yong gil jangan membiarkan orang seperti dirinya menyusahkannya. Seo yong gil berkata memang benar seperti itu, karena Choi Hyo Won tidak pernah mempercayai Seo yong gil dan tidak pernah terbuka padanya. Seo yong Gil memperlihatkan buku yang ia dapatkan. Apa Choi Hyo Won tahu apa isi buku ini? ini adalah buku pengamatan setiap kegiatannya selama 5 tahun. Seo yong gil berkata sementara ia mengejar Geumgae, justru ia yang diamati oleh Geumgae.

Seo yong gil berkata selama 5 tahun, ia memperlakukan Choi hyo Won sebagai teman dan guru. Tapi bagi choi hyo Won, seo yong gil hanya alat untuk dimanfaatkan. Choi menjelaskan ia tidak pernah melakukan itu secara sengaja. Seo yong gil tidak percaya apapun yang dikatakan Choi Hyo Won padanya sekarang. Apa Choi hyo won tahu bahwa ia tahu pasti kalau Choi adalah pemimpin Geumgae dan melihat tubuh kaku ayahnya dan ia tetap mau datang bertemu choi Hyo won. Seo yong gil memanggil penjaga dan minta agar Choi dikembalikan ke dalam sel. Sebelum pergi, Seo yong Gil tanya apa Seo jeong Ho benar2 dibunuh oleh choi Hyo Won, tapi Choi Hyo Won diam saja dan pergi.

Choi Hyo Won berkata dalam hati, apapun yang ia katakan, ia tahu tidak akan mampu menghilangkan rasa tidak percaya Seo yong gil padanya dan mendapatkan maafnya. Oleh karena itu, Choi Hyo Won tidak akan pusing, ia tidak akan kehilangan apapun dan ia hanya mengakuinya saja dan berharap Seo yong gil akan bisa melalui kesedihannya.

Sebuah gerobak masuk di pintu depan dan penjaga uigyeongbu tanya apa isinya. Orang itu berkata isinya beras. Penjaga memeriksa dan membiarkan-nya masuk. Orang ke-2 dibelakang pria itu adalah Cha cheon soo. Ia melihat ke sekeliling uigyeongbu. Lalu seorang prajurit uigyeongbu menyadari bahwa satu sel hanya boleh untuk satu tahanan dan ia minta rekan-nya untuk mengatur ulang.

Cha cheon soo menyelinap ke sel dan memukul penjaga, ia menemui choi Dong joo dan tanya apa temannya itu tidak apa2. Dong joo mengangguk. Cha cheon soo memberikan pesan, ia tahu mrk akan dieksekusi besok. Dong joo tahu itu. Cha Cheon soo memandang wajah rekan2nya dan berkata ia akan berusaha membebaskan mereka besok.

choi Dong joo berkata tidak perlu melakukan itu. Ini perintah dari ayahnya. Cha cheon soo kaget. Ia tahu Cha Cheon soo akan menemui mereka, jika ayahnya bertemu dengan Cheon soo ia akan mengatakan hal yang sama, pesan Choi Hyo won pada Cheon So adalah untuk tetap hidup. Ini juga adalah harapan semua yang ada di sini. Geumgae akan tetap hidup meskipun mereka semua sudah mati. Karena masih ada Cha cheon soo dan anggota lainnya. Mereka harus membangun kembali Geumgae.

Choi Dong joo juga minta Cha Cheon soo menjaga adiknya Dong yi dan minta apapun yang terjadi tolong lindungi Dong yi. Cha cheon soo hanya bisa mengangguk dengan permintaan Dong joo.

Choi Dong yi dan ayah Do Ra pergi ke pasar. Mereka masuk ke sebuah toko dan ayah Do ra memanggil pemiliknya. Ia tanya apa ada bahan petasan karena nona mudanya ingin membelinya. pemilik toko berkata ada tapi sangat mahal dan disimpan digudang. Dong yi minta pemilik toko mengambilnya. Pemilik toko melakukannya dan minta Dong yi mengikutinya. Pemilik toko itu menunjukkan kembang api dan kemudian ia merasa kenal dengan wajah Dong yi.

Ayah Do Ra memanggil Dong yi dengan sebutan nona dan ia minta Dong yi menunggunya, ia akan mengurus masalah di gudang. Dong Yi mengerti dan iapergi.

Pemilik toko berkata wajah Dong yi sangat familiar dan dimana iapernah melihatnya. Ayah Do Ra tanya apa ia punya Jin chu juga. pemilik toko masuk ke dalam mencari Jin chu (sumbu). Ayah Do Ra memberi sinyal pada teman2nya dan mereka mencari bubuk mesiu dan minta agar mereka cepat2.

Dong yi menunggu di luar dan ia sembunyi dari orang yang lalu lalang. Ia melihat seorang wanita dan pria lalu membuat gerakan tangan mirip gerakan tangan Jang Ik heon sebelum ia mati. Dong yi mengenali gerakan tangan itu. Dong yi ingat Seo yong gil berkata itu pasti penting sekali. Pria itu pergi setelah wanita itu memberikan perintah dengan gerakan2 tangan, lalu Dong yi melihat wanita itu menjatuhkan ornamen. Dong Yi pergi memungutnya. Dong yi mencari wanita itu dan wanita itu kembali ia tanya apa Dong yi mencarinya. Mengapa?

Dong Yi berkata wanita itu sudah menjatuhkan hiasan ini, wanita itu mengambilnya dan berterima kasih. Ini sangat penting baginya. Ternyata wanita itu dari istana, penjaga bersiap mengawal wanita itu dan Dong Yitakut melihat penjaga2 itu. Wanita itu minta penjaga menunggu sebentar. Lalu ia berkata pada Dong yi untuk pergi, pengawalnya mungkin akan mengenali wajahnya. Wanita itu berkata apa Dong yi tahu seluruh ibukota mencarinya. meskipun Dong yi berpakaian seperti ini, akan ada orang yang mengenalinya, itulah mengapa Dong yi harus hati-hati.

Wanita itu pergi dan pengawal tanya apa ada masalah, wanita itu berkata bukan apa-apa dan pergi. Dong yi yakin tadi itu adalah gerakan2 tangan seperti yang dilakukan Jang Ik Heon. (dramatomy : gerakan tangan itu adalah gerakan tangan untuk penomoran dalam huruf cina)

Cha cheon Soo merenung untuk pilihan yang harus diambilnya dan permintaan Choi dong joo. Ayah Do Ra apa artinya ini mereka tidak perlu melakukan apapun. Cha Cheon Soo berkata ini perintah Choi Hyo Won. Mereka harus bersembunyi. Ayah Do Ra berkata tidak bisa, mereka tidak bisa seperti itu. Bagaimana mereka sanggup melihat Choi hyo Won dan rekan2 lain mati sia-sia. Sangat kejam. Cha Cheon Soo berkata itu yang harus mereka lakukan. Mereka harus tetap hidup, dan bertahan, dan tidak akan pernah melupakan hari ini, mereka harus menemukan siapa dalang semua ini yang menyebabkan kematian Choi Hyo Won dan rekan yang lain.

Kemudian mereka harus membalasnya, ini adalah alasan mereka harus terus hidup dan bertahan. Semua anggota geumgae sangat bersedih hati.

Cha cheon soo dan Dong yi yang mengenakan baju anak laki akan naik ke kapal. Dong Yi memberikan hanbok suteranya pada Cha Cheon Soo, buat apa ini ? Cha cheon soo berkata ia perlu untuk jaga-jaga. Lalu mantan penghianat itu datang dan berkata ia sudah berkata pada polisi bahwa mereka akan pergi jam 11 siang. Cha Cheon Soo minta Dong yi mengikuti Jang ke kapal. Dong Yi kaget, lalu Cha Cheon soo? Cheon Soo meyakinkan Dong Yi ia akan menyusul nanti. Dia, ayahnya dan kakaknya. Dong Yi tanya apa itu benar, ya Cheon soo meyakinkannya itu benar. Cha cheon Soo tanya apa ia pernah membohongi Dong yi, Dong yi berkata belum pernah, Cha Cheon Seo memberikan lambang Geumgae dan apa Dong Yi mengenali ini.

Dong Yi mengangguk. Cha cheon soo minta untuk mengingatnya dan tidak melupakan lambang ini. Cha Cheon Soo berkata tidak soal dimanapun Dong yi berada, jika ia meninggalkan tanda Geumgae ini, Cheon soo akan tahu dimana Dong yi berada. Apa kau mengerti? Dong Yi tanya kapan mereka akan datang, 3 atau 4 hari lagi ? Cha Cheon Soo berkata mungkin akan lebih lama dari itu. Dong Yi berkata tidak apa2, ia akan menunggu mereka biarpun butuh waktu lama tapi Cha Cheon Soo harus datang dan ia mengulurkan kelingkingnya untuk membuat janji dengan Cha Cheon Soo, dan Cheon Soo janji akan datang untuk Dong Yi.

Jang mendekati mereka, sudah waktunya naik ke kapal. Cha cheon Soo berkata pada Jang, agar belajar dari kesalahannya, jagalah Dong Yi dengan nyawamu. Jang mengerti. Jang membawa Dong yi naik ke kapal. Dong Yi melihat ke arah Cha Cheon Soo dan Cheon Soo tersenyum padanya untuk meyakinkan Dong Yi.

Choi Hyo Won dan Choi Dong joo dibawa ke lokasi eksekusi. Dalam perjalanan Cha cheon Soo dan anggota geumgae lain dengan menggunakan mesiu menyerang pengawal uigyeongbu dan membawa Choi hyo Won. Cheon Soo minta agar dong joo membawa Choi Hyo Won ke desa Jincheon dan ada kuda yang menunggu mereka disana. Cheon Soo membebaskan anggota geumgae lainnya. Anggota Geumgae yang sudah sembunyi keluar dan meniupkan panah kecil (senjata rahasia) dan mengejar penjaga. Ayah Do Ra keluar membantai penjaga.

Dong Yi mendengar para penumpang membicarakan mengenai anggota Geumgae yang melarikan diri. Penumpang kapal berkata anggota Geumgae belum dieksekusi dan membuat mereka melarikan diri, yang lain berkata ini karena mereka ingin menyelamatkan rekan mereka, sehingga mereka berani menyerang pengawal. Lalu Dong Yi tanya tentang eksekusi itu...Dong Yi meninggalkan kapal.

Cha Cheon Soo mengawal choi hyo Won dan Choi Dong Joo ke arah pegunungan. Kapal itu mulai berangkat tapi Dong Yi lari dari kapal.

Cha Cheon Soo dll dikepung prajurit, mereka melawan dengan sengit, tapi Choi hyo Won terluka karena mereka kalah jumlah. Mereka diserang oleh panah dan Choi hyo Won memerintahkan untuk berlindung. Beberapa anggota Geumgae tertembak panah dan Dong Joo juga, Dong Yi lari dan berteriak, "Jangan!"

Choi Hyo Won dan Cha Cheon Soo ditembak banyak anak panah, Choi Dong joo terjatuh. Dong Yi terjatuh saat ia berusaha mendaki gunung, dan ia bisa merasakan ayah dan kakaknya dalam bahaya. Cha Cheon soo mencoba menggendong Choi Hyo Won yang terluka, Cha Cheon Soo juga terkena panah di kakinya. Choi Hyo Won terbaring sekarat, dan Cha Cheon Soo berkata ia tidak bisa memenuhi amanat terakhir Choi Hyo Won.

Choi Hyo Won dalam nafas terakhirnya berkata, ia merasa sangat terhormat bisa bertempur bersama mereka, jika ada kesempatan, mereka akan bertemu di kehidupan berikutnya. Choi Hyo Won, ayah Dong Yi meninggal dunia. Cha Cheon Soo menangis keras. Cha Cheon Soo menarik panah dari kakinya lalu menghadapi prajurit yang mengejar mereka dan mulai bertempur. Dong Yi lari menuju ke arah mereka. Cha Cheon Soo terkena tombak dan ia teringat Dong Yi, tidak apa, Dong Yi akan menunggunya, ia harus kembali untuk Dong yi. Cha cheon Soo luka parah dan ia menghindari mereka, Cha Cheon Soo jatuh ke jurang ke dalam air dan pingsan.

Hujan turun saat Dong Yi akhirnya berhasil keatas. Dong Yi menemukan mayat2 berserakan kemudian ia menemukan dompet yang ia sulam untuk ayahnya. Dong Yi ingat ayahnya janji akan membawanya ke manapun. Dong Yi menangis dan mencari ayahnya. Dong Yi menangis dan terjatuh di tanah, mengapa mereka tidak memenuhi janjinya untuk menemuinya. Bukankah ia sudah janji akan menunggu mereka sampai kapanpun. Dong Yi menangis meraung-raung.

Hujan berhenti, Kim heon merenung kemudian ia merasakan sesuatu, lalu ia memerintahkan muridnya untuk ikut dengannya pergi ke suatu tempat.

Dalam perjalanan, prajurit Uigyeongbu menahannya, Oh yun datang dan tanya apa dia Kim heon. Oh Yun membawa Kim Heon menghadap pamannya. Oh Tae Seok menemui Kim Heon, Kim Heon memberi hormat. Oh Tae Seok senang bertemu Kim heon dan minta Kim heon duduk. Kim Heon tanya apa yang di-inginkan Oh Tae Seok. Oh Tae Seok berkat ia ingin Kim Heon melihat seorang gadis. Oh Tae Seok memanggil pelayan untuk membawa gadis itu.

Gadis itu masuk dan mengenalkan dirinya, ia adalah Jang Ok Jung, (kelak akan dikenal sbg Jang Hee Bin), Jang Ok Jung duduk dan Kim Heon melihatnya sekilas, kemudian ia melihat dengan lebih seksama. Jang Ok jung adalah wanita dari istana yang bertemu Dong Yi di jalan. Oh Tae Seok punya rencana untuk mengirim gadis ini ke istana untuk menjadi Wanita dalam istana. Oh Tae Seok berkata ia percaya Jang Ok jung adalah wanita yang luar biasa, meskipun ia dari kelas Jungin, itulah mengapa Oh Tae Seok ingin pendapat Kim heon.

Kim Heon tanya apa maksud Wanita dalam lingkungan istana. Kim heon berkata gadis ini bukan saja akan mendapatkan status itu, tapi dari wajahnya kelihatan bahwa ia akan memiliki takdir yang luar biasa, ia akan meraih posisi tinggi dalam istana dan bahkan kemungkinan besar yang tertinggi posisinya diantara wanita di istana. Oh Tae Seok kaget, apa mungkin gadis ini akan menjadi Wang Bi atau Ratu pendamping tapi Kim Heon sedikit ragu.

Kim Heon bertemu Jang Ok Jung, Kim heon menasihati, Jang munkin akan masuk istana, kemudian Kim heon pergi. Tapi ia berhenti, ia berbalik dan berkata ada yang lain yang akan mengikuti. Jang Ok Jung tidak mengerti apa maksud Kim Heon. Kim heon berkata ia tidak mengatakan ini pada Oh Tae Seok, tapi akan ada yang mengikuti Jang yang mungkin memiliki takdir sama dengannya dan kemungkinan besar akan bersaing dengan Jang, bahkan akan konfrontasi dengannya. Kim heon menasihati jika itu memang terjadi, sangat baik jika Jang menghindari konfrontasi dengan wanita itu.

Kim heon berkata ketika matahari bersinar terang akan selalu ada bayang2 gelap dan tidak mungkin dipisahkan. Seperti tubuh dan bayangan. Jadi meskipun Jang memiliki segalanya, wanita lain itu tidak punya apa-apa. Apapun yang dimiliki Jang, Jang mungkin akan berakhir tanpa memiliki apapun karena wanita yang lain itu akan mengambil semua darinya, karena wanita itu mulai dengan tangan kosong.

Jang tanya apa wanita lain itu akan menjadi bayangan-nya. Kim heon berkata, bukan. Sebaliknya, Jang-lah bayangan itu. Jang Ok Jung kaget, Kim Heon membenarkan, jika kebetulan wanita ini bisa bertahan dari kesusahannya dan kembali, Jang Ok Jung mungkin akan susah melawan-nya. Dan Jang tidak punya pilihan lain selain menghindari konfrontasi dengannya. Atau jika Jang berkeras, maka Jang akan mendapat bencana. Kim heon membungkuk dan pergi.

Kim heon tidak pernah menyangka, Choi Dong Yi dan Jang Ok Jung pernah bertemu.

Dong yi terbangun dari mimpi buruknya dan kaget saat iatahu hari sudah malam. Dong Yi kembali ke desanya dan ia menemukan polisi dimana-mana. Dong Yi sembunyi. Seorang penduduk melihatnya tidur di depan rumahnya dan ia merasa kenal tapi tidak terlalu mempedulikannya. Dong yi kembali ke rumahnya dan melihat rumahnya berantakan. Dong Yi berkhayal ia melihat ayah dan kakaknya. Kakaknya memainkan haegeum dan ayahnya memanggilnya, setelah Dong Yi mendekat khayalannya hilang.

Dong Yi masuk ke rumahnya dan ia menangis. Ia merasa rumahnya sangat dingin dan ia ketakutan dan tanya pada ayahnya untuk membawanya juga. Dong yi jatuh di lantai dan ia ingin bersama ayah dan kakaknya, lalu ia bermimpi ayahnya membelai kepalanya dengan lembut dan ayahnya berkata ia minta maaf karena sudah meninggalkan Dong Yi, maafkan ayah karena membiarkanmu hidup sendiri, maafkan ayah karena meninggalkanmu di dunia yang kejam ini sendirian, tapi Dong Yi punya hati yang baik dan berbudi luhur, yang membuat ayah percaya kau akan mampu menghadapi apapun yang menyusahkan hidupmu. Ayahnya berkata bahwa Dong yi harus kuat dan ia harus pulih dan bangkit dengan berani dan harus terus hidup.

Ayahnya berkata Dong Yi harus segera bangkit dan bertahan dan Choi Hyo Won mendorong putrinya untuk bertahan dengan hidupnya, lalu Choi Dong yi ingin memanggil nama ayahnya tapi mulutnya terkunci.

Choi Dong yi terbangun dari mimpinya dalam rumah yang gelap dan ia berteriak memanggil ayahnya.

OST - My Girlfriend is a Gumiho


PART 1
1. 정신 이 나갔었나봐 / Lost my mind - Lee Seung-gi download disini
2. 여우비 / fox rain - Lee Sun Hee (Rhythm Ver. download disini
dan Acustic Ver. dowload disini)

PART 2
3. 내가 사랑할 사람 / naega salanghal salam (miho tema) - iseulbi
4. 울랄라 / ullalla - Kim Gun Mo
download part 2 disini

PART 3
5. 샤랄라 / syalalla - Shin Mina download disini
6. 다 줄 수 있어 / da jul su isseo - Shin Mina download disini

PART 4
7. 둘이 하나 / dul-i hana / Love Theme - LYn
8. 덫 / deoch (dongju tema)
download par 4 download disini

picts playfull kiss

share piku piku Playful Kiss, kemungkina ini scene-scene yang ada di episode pertama Playful Kiss.

Makan-makan yang bahagia sebelum gempa bumi, hehehe


Piku Piku pasca Rumah Ha Ni runtuh...


credit imbc.com

Sebelum melihat drama "Playful Kiss" malam ini, ada sesuatu yang harus kalian tahu. Pihak MBC dari drama yang dibintangi Kim Hyun-joong, Jung So-min dan Lee Tae-sung ini telah merilis foto - foto baru dan juga teaser untuk premier malam ini !






















Cre : Popseoul

Sinopsis My Girlfriend is a Gumiho Episode 6

Mi-ho kagum melihat cincinnya dan mengumumkan kalau dia adalah pacar Dae-woong sekarang. Dae-woong sama sekali tidak bisa tersenyum dan menyerah saja. Mereka menubrukkan cincin mereka untuk mengesahkan perjanjian diantara mereka. Mi-ho melompat dan mengatakan kalau selalu ada sesuatu yang ingin dia lakukan ketika sudah punya pacar. Dan Mi-ho muncul dengan dandanan seperti seorang pengantin! Dae-woong menghentikan setengah hormat Mi-ho dan mengatakan sekarang Mi-ho sudah menjadikan Dae-woong pacarnya, apakah Mi-ho juga ingin menikah dengannya?

Dae-woong mulai berjalan pergi dan Mi-ho berkata, “Baiklah. Kalau begitu, apa kau mau berpasangan?” Dae-woong menghentkan langkahnya, menggoyangkan kepalanya seolah-olah dia mendengar ucapan yang salah. Dia memeriksa – tidak, Mi-ho serius. Dae-woong mulai tertawa gugup dan Mi-ho menganggapnya sebagai sikap sungguh2 untuk berpasangan dengannya. Dae-woong mengumumkan kalau ketimbang berpasangan dengan gumiho lebih baik dia membuang manik2 serigala itu. Mi-ho hanya tersenyum dan berkata, “Kau tidak bisa membuangnya begitu saja. Kau milikku sekarang!”

Dae-woong memutuskan untuk mengalahkan Mi-ho dalam permainannya sendiri. Jadi dia melakukan pendekatan pria tidak sadar. Dia menarik Mi-ho dan menempelkannya di tembok dan mulai mencondongkan badan ke Mi-ho. Dae-woong berkata, “Inikah yang kau inginkan?” Mi-ho terlihat malu dan mengatakan kalau dia hanya bercanda. Hanya saja, inilah bayangan Dae-woong pada apa yang gadis normal akan lakukan.

Yang sebenarnya terjadi adalah Dae-woong condong semakin dekat dan Mi-ho malah memeluknya yang membuat Dae-woong lari ketakutan dan meminta ampun. Di rumahnya, Dong-joo membalik jam mistis 100 hari di mejanya. Dia berkata kalau saat satu sisi kosong maka sisi yang lainnya akan terisi.

Dae-woong mencoba menetapkan aturan mendasar dengan Mi-ho. Dia mengatakan kalau perjanjian mereka bukanlah sebuah hubungan melainkan sebuah kontrak. Mi-ho berjanji untuk tidak melakukan apa yang tidak diinginkan Dae-woong. Jadi Dae-woong meminta Mi-ho untuk berhenti melihat Dae-woong seolah-olah Mi-ho akan memakannya.

Mi-ho dengan defensif mengatakan kalau dia tidak melihat Dae-woong seperti ini sama sekali… belakangan ini. Dae-woong kaget, “Belakangan ini? Kalau begitu, ada kalanya dulu kau ingin memakanku?” Mi-ho mencoba untuk berbohong tapi Dae-woong sama sekali tidak memberikan kesempatan, “Beritahu aku yang sebenarnya. Pernahkan ada saat2 dimana kau melihatku dan berpikir ‘Dae-woong terlihat lezat hari ini!’” Mi-ho mencoba untuk menyangkalnya. Tapi mengaku pernah berpikir seperti itu satu kali. Tidak, dua kali. Dae-woong pergi tidur dengan marah dan Mi-ho sudah menyesal mengatakan hal itu.

Dae-woong bangun pada tengah malam oleh suara tangisan Mi-ho. Ratapannya terdengar kemana-mana, jadi Dae-woong merayap perlahan dan menemukan Mi-ho di dalam kamar mandi dan tidak tahu apa yang menantinya disana. Ternyata, Mi-ho mengoleskan make up pernikahannya dengan bahan yang permanent dan sekarang riasan itu tidak mau hilang. Dae-woong mengangkat wajah Mi-ho untuk melihat kerusakannya dan langsung surfing di internet untuk mencari cara menghapusnya.

Dae-woong membersihkan wajah Mi-ho dan Mi-ho bercerita tentang bagaimana 500 tahun yang lalu dia ingin merias wajahnya seperti itu dan menikah. Karena ada rumor jelek yang beredar jadi tidak ada orang yang datang dan diapun di kurung di dalam lukisan. Untuk membuat Mi-ho merasa baikan, Dae-woong berjanji akan membuatkan film suatu hari nanti untuk membersihkan namanya. Dae-woong lalu ingat hadiah lain yang dia belikan untuk Mi-ho dan naik untuk memberikan Mi-ho hadiah boneka paha ayam raksasa.

Keesokan harinya, Byung-soo memutuskan kalau dia akan memberitahukan sutradara tentang luka Dae-woong untuk melindungi sahabatnya itu. Tapi dia mendapati Dae-woong tidak hanya sudah sembuh tapi bisa menampilkan aksi laga yang bagus hingga membuat sutradara menangis. Dae-woong meyakinkan Byung-soo kalau dia baik2 saja dan Byung-soo memperhatikan cincin di tangan Dae-woong. Byung-soo segera memberitahukan hal ini pada Sun-nyeo yang langsung mengecek jari Hye-in apakah dia punya cincin yang sama. Hye-in jengekel mendengar kalau Dae-woong punya gadis lain.

Mi-ho pergi untuk menemui Dong-joo dan menunjukkan cincinnya serta mengatakan kalau manusia memberikan cincin ketika mereka menyukai seseorang. Dong-joo menjawab kalau Dae-woong tidak melihat Mi-ho sebagai manusia atau punya alasan untuk menyukainya, jadi Mi-ho mulai mengocehkan semua hal lain yang Dae-woong puji dari dirinya misalnya kecepatan yang Mi-ho miliki. Dong-joo berkata kalau hal itu tidak berguna di dunia yang sudah ada mobil dan pesawat terbang. Baiklah, kalau begitu Mi-ho makan banyak. Dong-joo berujar kalau bukan hal bagus menghabiskan banyak uang untuk makan. Jadi Mi-ho mengatakan pertahanan terakhirnya, “Tapi, aku cantik.” Dong-joo mengingatkan Mi-ho untuk tidak bergantung pada kecantikannya dan menyerahkan dirinya pada Dae-woong. Dong-joo memberikan beberapa nasehat pada Mi-ho yaitu untuk mencoba dan melakukan hal yang ingin Dae-woong lakukan.

Di rumah, Mi-ho mencoba bertanya pada Dae-woong apa yang dia inginkan tapi yang Dae-woong inginkan hanyalah agar Mi-ho tenang jadi dia bisa mempelajari naskahnya. Mereka diganggu oleh pekerja yang akan membersihkan loteng dimana mereka tinggal, jadi Dae-woong lantas memohon pada sutaradara untuk membiarkannya tinggal disana selama proses syuting. Dae-woong bahkan berjanji akan bersih2 dan tentu saja Doo-hong setuju sebab dia berpikir mungkin saja Min-sook akan berkunjung. Doo-hong bertanya tentang gadis yang memakai baju putih dan Dae-woong berpura-pura tidak tahu. Dae-woong lalu memperingatkan Mi-ho untuk kabur kalau dia melihat sutaradara.

Mereka kemudian keluar dan menghampiri wanita pemilik resto ayam dan Dae-woong kaget mengetahui kalau Mi-ho sudah menjalin pertemanan dengan warga di sekitar sana. Dia bangga pada Mi-ho sampai hp-nya berdering dan Dong-joo ada di seberang sana. Dae-woong menyindir ketika Mi-ho bicara dengan riang pada orang asing itu. Mi-ho mengendap-endap menjauh untuk bicara dengan Doo-hong dan wajah Dae-woong terlihat kusam.

Dae-woong menyuruh Mi-ho untuk bicara disini saja tapi Mi-ho malah menjauh. Dae-woong malihat Mi-ho tersenyum dan malu yang membuat Dae-woong marah. Dae-woong menguntit dan bertanya-tanya kalau mereka pasti sangat dekat. Mi-ho memanggil Dong-joo teman, yang membuat Dae-woong lebih kusan lagi. Dae-woong mencoba mengingatkan Mi-ho kalau dia harus berhati-hati pada orang yang tidak tahu siapa Mi-ho sebenarnya. Mi-ho malah memotong Dae-woong dan berkata kalau dia tidak ingin Dae-woong bertanya soal Dong-joo. Dan bahwa, dia tidak akan melakukan hal jahat pada Dong-joo. Dae-woong berteriak, “Jadi kau akan memakanku tapi kau akan baik padanya?”

Dae-woong tidak ingin Dong-joo menelpon ke hpnya lagi. Mi-ho setuju dan mengatakan kalau dia akan mengunjunginya saja nanti. Itu membuat Dae-woong menghentikan langkahnya lagi. Di halte bus, seluruh pria yang bicara disana terkagum melihat kecantikan Mi-ho. Bahkan para bibi juga. Mi-ho sendiri sedang sibuk melihat gambar daging sapi sedangkan Dae-woong menggelengkan kepala sebab mau terperdaya oleh kecantikan Mi-ho. Sampai salah satu pria itu mendekat untuk bicara pada Mi-ho. Dae-woong memandang dengan marah dan langsung mendekati Mi-ho dimana dia merentangkan tangannya pada tubuh Mi-ho lalu menunjukkan cincinnya.

Di dalam bus, Dae-woong dan Mi-ho duduk terpisah tapi seorang pria yang lain lagi melihat Mi-ho dan duduk di sebelahnya. Dae-woong melihat ini dan mengusir pria itu dari kursi di dekat Mi-ho, dan dengan diam2 mengambil tangan Mi-ho untuk menunjukkan kalau mereka punya cincin yang sama. Pria itu menyerah. Mi-ho bertanya kenapa Dae-woong duduk disebelahnya sekarang padahal Dae-woong menyuruhnya untuk jaga jarak. Dae-woong menjawab kalau dia melakukan itu demi kemnusiaan dan melindungi seseorang dari Mi-ho, seperti superhero favoritnya, Batman.

Mereka kemudian diganggu oleh seorang gadis (cameo ini diperankan oleh Park Shin Hye jadi kita panggil saja Go Min-yeo, ya! Ingat perannya di You’re Beautiful). Min-yeon ternyata teman SMP Dae-woong. Min-yeo mengenali Dae-woong dan mereka senang bisa bertemu lagi dan berkata bagaimana mereka tampak lebih keren sekarang. Sekarang Mi-ho yang cemburu. Min-yeo harus turun di halte selanjutnya jadi dia meminta nomer hp Dae-woong yang baru. Tapi ketika Dae-woong mencari hpnya, Mi-ho malah menarik tangan Dae-woong untuk menunjukkan cincinnya dengan cara yang sama persis seperti yang Dae-woong lakukan sebelumnya. Min-yeo minta maaf karena sudah menganggu saat Dae-woong sedang bersama pacarnya lalu pergi.

Mi-ho merenung kalau cincin itu sangat hebat – benda itu bisa mengusir gadis tidak diinginkan ke arah yang berlawanan. Mi-ho berkata kalau dia ingin menghentikan Dae-woong kalau2 Dae-woong menyukai gadis lain itu dan mengejarnya untuk berpasangan dengannya. Dae-woong menjamin kalau dia bukan pria seperti itu dan mengumumkan kalau bagaimana pun terkenalnya dia, dia hanya akan melihat satu gadis. Mi-ho memberengut waktu menyadari kalau yang dimaksud Dae-woong adalah Hye-in.

Mi-ho bertanya kenapa Dae-woong tidak menjadikan Hye-in pacarnya. Dae-woong mengatakan yang sebenarnya kalau dia akan melakukan itu dengan cincin dan semuanya. Mi-ho memandang cincinnya sebab semuanya jelas bagi Mi-ho kalau cincin itu memang bukan untuknya. Dae-woong tidak bisa menyembunyikan fakta kalau cincin itu dia beli untuk Hye-in tapi dia menjamin kalau cincin itu bukan cincin yang sudah ditolak. Dia bahkan belum mengatakan apa2 pada Hye-in atau menawarkan cincin itu. Mi-ho masih merengus kalau hal itu tidak benar dan Dae-woong seharusnya tidak begitu. Dae-woong mengaku.

Dae-woong mengatakan pada Mi-ho kalau dia akan melepas cincinnya dan Mi-ho menghentikannya. Dae-woong meninggalkan Mi-ho di luar sedangkan Dae-woong pergi ke gedung sekolah yang hanya untuk manusia. Tapi saat sudah berada di dalam, Dae-woong merasa bersalah karena sudah meninggalkan Mi-ho disana. Dae-woong mencoba untuk menghilangkan pikiran itu tapi akhirnya menjemput Mi-ho keluar juga untuk membawanya ke dalam. Dae-woong mengajak Mi-ho ke dalam kelas dan Mi-ho super gugup dan senang karena akan masuk kelas seperti manusia. Dae-woong lalu keluar untuk membelikan minuman untuk Mi-ho.

Di luar, Dae-woong menghampiri Hye-in, yang mencoba untuk melihat tangan Dae-woong. Dia dengan segera meyembunyikan tangannya dan melepas cincin itu. Cincin itu jatuh ke tanah tapi dengan keras Dae-woong menendangnya ke bawah mesin soda dengan panik. Hye-in melihat tangan Dae-woong yang tanpa cincin. Selagi Dae-woong mencari cincin itu waktu Hye-in sudah pergi, Hye-in pergi ke ruang kuliah dengan sandwich di tangannya untuk Dae-woong. Padahal Mi-ho sedang duduk di dalam.

Dae-woong segera mengajak Hye-in keluar dan ketika Hye-in menawarkan agar mereka ikut kuliah bareng, Dae-woong berbohong kalau kelas sudah dibatalkan. Hye-in lalu mengajak Dae-woong untuk makan siang jadi Dae-woong bergegas untuk menemui Mi-ho dan berbohong kalau dia harus keluar mengurusi sesuatu. Yang membuat Dae-woong kesal, Hye-in ternyata ingin pergi ke suatu tempat untuk makan siang. Dae-woong menelan ludahnya dan bertanya-tanya apakah tidak apa bila dia pergi.

Di resto, Hye-in memesan banyak makanan yang membuat Dae-woong terpinggirkan tapi dia sama sekali tidak bisa berkata apa-apa. Sedangkan Mi-ho tertangkap waktu dia mengangkat tangannya untuk menangkap nyamuk jadi dia diusir. Mi-ho menunggu dan menunggu Dae-woong. Saat Dae-woong tidak muncul juga, Mi-ho pulang ke rumah sendirian. Sutaradara Ban melihat Mi-ho ketika dia mengantar Sun-nyeo dan Mi-ho, yang mengikuti saran Dae-woong, kabur.

Ban mengajar Mi-ho dengan mobilnya, kagum pada kecepatan Mi-ho tapi Mi-ho berusaha menjauh dari sutaradara. Jantung Mi-ho berpacu kencang dan membuatnya sesak. Mi-ho bertanya-tanya apa yang terjadi padanya. Dae-woong bergegas menyantap makanannya lalu segara menuju ruang kuliah dan mendapati ruangan itu sudah kosong. Oh-ho.

Mi-ho pergi ke tempat Dong-joo sambil memegang dadanya dan mengatakan kalau ada yang salah dengan dirinya. Dong-joo menjelaskan kalau Mi-ho sudah mulai menjadi manusia – begitulah rasanya sakit dan manusia sering sekali merasa sakit. Dong-joo bertanya apakah Mi-ho mampu menahannya dan Mi-ho tersenyum setelah mendengar kalau dia mulai mempunyai sifat manusia. Mi-ho berkata kalau dia bisa menahannya. Dong-joo memasakkan steak untuk Mi-ho dan ketika Mi-ho berkata kalau Dong-joo vegetarian, Dong-joo menjawab kalau dia mempersiapkan hal itu khusus untuk Mi-ho.

Di rumah, Dae-woong juga mempersiapkan sepiring daging untuk Mi-ho dan menunggunya. Dia bahkan mempersiapkan air berbuih untuk Mi-ho. Dae-woong menunggu dan menunggu tapi Mi-ho tidak muncul. Dia akhirnya keluar untuk menunggu Mi-ho di luar saja. Tapi dalam perjalanan turun, dia melihat Mi-ho berjalan bersama Dong-joo.

Dae-woong kaget melihat kalau Dong-joo ternyata terlihat seperti manusia normal dan Dae-woong mencibir waktu mendengar Mi-ho berkata kalau dia sangat menyukai daging yang dimasakkan Dong-joo untuknya. Mi-ho bertanya apakah daging itu mahal dan Dong-joo menjawab kalau daging itu mahal. Mi-ho jadi bergumam kalau Dae-woong pasti tidak akan membelikan daging seperti itu untuknya. Dong-joo meletakkan tangannya di kening Mi-ho untuk memeriksa suhu tubuh Mi-ho dan hal ini memicu kecemburuan Dae-woong. Dia berjalan pergi dengan marah2.

Dong-joo bertanya kenapa Mi-ho memanggilnya ‘Guru Dong-joo’. Mi-ho menjawab kalau itu karena Dong-joo mengajarinya bagaimana caranya menjadi manusia. Dong-joo dengan malu2 bertanya apakah Mi-ho benar2 mempercayainya. Mi-ho dengan lugu bertanya apakah Dong-joo pernah berbohong padanya dan Dong-joo menjawab kalau dia tidak pernah mengatakan hal yang salah tapi dia belum mengajari Mi-ho semuanya. Mi-ho sangat menghargai ini dan berlari untuk menemui Dae-woong.

Mi-ho menemukan Dae-woong sedang memanggang daging dengan mood jelek sebab Mi-ho makan daging mahal dengan orang lain lalu datang padanya. Mi-ho tersenyum sebab dia tahu Dae-woong mendengarkan percakapannya dengan Dong-joo. Dae-woong mengkritik Mi-ho karena berpura-pura menjadi gadis lemah agar mendapatkan daging mahal.

Selagi Dae-woong sibuk dengan kemarahannya, Mi-ho memperhatikan kalau Dae-woong tidak memakai cincinnya. Dae-woong melupakan cincin itu jadi mereka kembali ke kampus. Mi-ho mengangkat mesin soda dan Dae-woong mendapatkan kembali cincinnya. Dae-woong mencoba berbohong tapi Mi-ho tidak membiarkannya. Mi-ho: “Bagaimana cincin itu bisa berada disana?” Dae-woong akhirnya mengaku kalau dia melepaskan cincin itu sebab tidak ingin Hye-in melihatnya. Mi-ho sadar kalau Dae-woong meninggalkannya hari ini agar bisa menyembunyikannya dari Hye-in. Mi-ho bertanya dengan langsung apakah Dae-woong berencana untuk menyembunyikan Mi-ho seperti menyembunyikan cincin itu.

Dae-woong menjawab dengan jujur kalau dia memang ingin dan bertanya apakah bisa meminta hal itu. Mi-ho menggelengkan kepalanya – yang lainnya boleh asal jangan itu. Mi-ho mulai berteriak dengan marah dan terluka kalau Dae-woong tidak memikirkan Mi-ho sama seperti Mi-ho memikirkannya. Mi-ho bertanya apa yang diinginkan Dae-woong dan dia menjawab tidak ada yang dia inginkan dari seorang gumiho. Mi-ho bertanya apakah tidak ada hal lain yang diinginkan Dae-woong darinya selain manik2 serigalanya. Dae-woong menundukkan kepalanya dengan penuh rasa bersalah dan mengatakan kalau Mi-ho tahu itu yang sebenarnya. Jadi kenapa bertanya? Dae-woong lalu pergi dan meninggalkan Mi-ho.

Sutradara Ban mengajak minum para kru tapi dia menumpahkan anggur merah ke kemejanya dan berjalan ke kamar mandi untuk membersihkannya. Dia menghampiri Min-sook yang kebetulan keluar bersama teman2nya. Dia memeluk Min-sook dari belakang dan Min-sook berpura-pura protes. Hanya saja, waktu Ban tidak bergerak, Min-sook sadar kalau pria itu sudah tidur. Jadi bibi menggendongnya.

Hye-in dan Sun-nyeo bertemu dan setelah mengatahui kalau Dae-woong kembali ke sekolah laga, Hye-in memutuskan untuk kesana dan menjernihkan masalah cincin itu untuk selamanya. Dae-woong sementara itu tidak bisa tidur sebab dadanya sakit dan dia bertanya-tanya apa itu karena percernaannya. Dae-woong mengintip Mi-ho tapi dia tidak ada di tempat tidurnya. Dae-woong melihat keluar dan sangat kaget mendapati Mi-ho mabuk dengan ekor yang menjulur keluar. Dae-woong; “Apa yang kau lakukan dengan ekormu yang menjulur keluar?” Mi-ho: “Aku gumiho! Mulai dari sekarang aku akan mengeluarkan ekorku dan hidup dengan bangga sebagai gumiho!”

Dae-woong sadar kalau Mi-ho sudah terlalu jauh dan sesak nafas waktu melihat botol soju yang kosong di sebalah botol bir Mi-ho. Dae-woong meyakinkan Mi-ho untuk menyembunyikan ekornya dan Mi-ho sangat gembira karena akhirnya diminta untuk melakukan sesuatu. Mi-ho menurut dan bertanya apa yang Dae-woong inginkan lagi. Dae-woong punya Mi-ho untuk memaku dengan tangan kosong, melolong pada anjing tetangga untuk membuat anjing itu diam dan membunuh nyamuk.

Mi-ho melakukannya dengan gembira dan mengatakan pada Dae-woong kalau membunuh nyamuk adalah hal yang sudah dia lakukan untuk Dae-woong sebab dia tidak ingin nyamuk itu menggigit Dae-woong. Dae-woong tersenyum mendengar jawaban itu dan bermain bersama Mi-ho untuk menangkap nyamuk.

Sedangkan, Hye-in sedang naik… naik… naik… Mi-ho mencium kedatangan Hye-in dan mencoba memberitahu tapi Dae-woong tidak tahu siapa yang Mi-ho maksud. Tanpa penjelasan, Mi-ho melangkah ke pinggir dan membentangkan tangannya. Dia berkata, “Aku akan memberikanmu apa yang paling kau inginkan. Karena aku menyukaimu.”

Dae-woong melihat Mi-ho dan kaget mendengar pengakuan Mi-ho. Hye-in muncul di belakang Dae-woong dan ketika Dae-woong melihat Hye-in, Mi-ho melompat dan menghilang. Dae-woong sadar kalau Mi-ho telah pergi dan bergegas untuk mencarinya sambil berteriak, “Mi-ho!” Dae-woong melihat Hye-in berdiri disana tapi dia melewati gadis itu begitu saja dalam perjalanannya turun untuk menemukan Mi-ho!

Profil Profil Shin Min Ah

Shin Min Ah adalah aktris dan model asal Korea Selatan. Debutnya sebagai model diawali dengan tampil dalam KiKi Magazine dan sejak saat itu dia banyak muncul dalam iklan. Min Ah menjadi salah satu bintang iklan paling cemerlang di Korea sana. Selain berakting dalam serial drama dan film, Shin juga banyak muncul dalam video klip. Shin Min Ah belajar Performing Art dari Dongguk University dan telah menerbitkan buku berjudul ‘Minah’s French Diary’.

Biodata Shin Min Ah:
Name: Shin Min Ah
Real Name: Yang Min Ah
Nickname: Do Duk Do Duk
Profesi: Model and actress
Birthdate: 5 April 1984
Tinggi: 168cm
Berat: 48kg
Zodiak: Aries
Gol. Darah: O

Drama Series:
My Girlfriend is a Gumiho (SBS, 2010)
The Devil (KBS2, 2007)
A Love to Kill (KBS2, 2005)
Punch (SBS, 2003)
Beautiful Days (SBS, 2001)

Movies:
Sisters on the Road (2009)
A Million (2009)
The Naked Kitchen (2008)
My Mighty Princess (2008)
Go Go 70 (2008)
I Like It This Way (2008)
Beast and Beauty (2005)
Sad Movie (2005)
A Bittersweet Life (2005)
Madeleine (2002)
Volcano High (2001)

Music Video:
A Request by Lee Seung Hwan
Eyes Want to Travel by Leon Lai
Love and Remembrance by G.O.D.
Since You Left Me by G.O.D.
I Need You by G.O.D.
Do You Know? by Jo Sung-Mo
With Coffee by Brown Eyes
I Love You by Cha Tae-Hyun
Sad Love by G.O.D.
A Fool by G.O.D.
You Don’t Know by G.O.D.
Summer Day by Yoo Hee-Yeol feat. Shin Jae-Pyung of Peppertones
My Happy Day by Yoo Hee-Yeol feat. Shin Min-a
Miracle Blue by Loveholics feat. Shin Min-a

Awards:
2003 SBS Drama Awards – New Star Award (Punch)
2006 Christian Dior’s Timeless Beauty Awards – Recipient
2008 University Film Festival of Korea – Best Supporting Actress (Go Go 70s)
2009 Max Movie Awards – Best Actress (Go Go 70s)
2009 M.net 20′s Choice – Hot Fashionista
2009 Chunsa Film Art Awards – Best Actress (Go Go 70s)

source: dramawiki & wikipedia